CEO Ferrari Jakarta, Indraguna Sutowo mengatakan dirinya belum pernah mendengar cerita pemilik Ferrari di Indonesia menggunakan mobil sport dari Italia itu, meskipun pemilik sudah memiliki kebebasan mau diapakan mobil-mobil mahal itu.
Baca juga: Ferrari 488 Pista Akhirnya Masuk Indonesia |
"Kita sih kalau udah punya mobil boleh dipakai buat apa aja, sejauh ini belum ada yang pake (mudik)," ungkap Indra dalam acara buka bersama di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).
Oleh karena itu, sepengetahuannya para pemilik Ferrari lebih memilih menggunakan mobil jenis lain. Indra pun juga mengatakan andaikata mobil digunakan untuk mudik sudah terjamin keamanan dan kenyamanannya.
"Peraturannya kan kemewahan itu pasti ada kelebihannya, kelebihannya pasti keamanannya. Harusnya aman dan nyaman lah ya. Kebanyakan memang hobi, mudiknya pasti naik mobil yang lain," kata Indra.
Baca juga: Mobil Termahal yang Melantai di IIMS 2019 |
Untuk para pemilik Ferrari yang meninggalkan mobil kesayangannya di ibukota pun perlu memberikan perhatian khusus. Setidaknya untuk model terbaru sebisa mungkin aki mobil Ferrari harus terus dicolok ke sambungan listrik.
"Kalau model baru untuk akinya ada colokan listrik, mesti dicolokin kalau nggak kemungkinan akinya bisa soak," tutup Indra. (rip/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS