Kamis, 09 Mei 2019 19:26 WIB

Polusi Suara Mobil Listrik Lebih Tenang dari Perpustakaan

Ridwan Arifin - detikOto
Nissan Leaf Foto: Dina Rayanti Nissan Leaf Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Hidup di kota besar yang penuh kemacetan dan terus menerus berhadapan dengan polusi suara, mobil listrik disebut sebagai obat mujarab-nya. Nissan Asia & Oceania menyebut jika jalanan dipenuhi dengan mobil listrik yang sunyi, itu dapat menurunkan tingkat polusi suara di kota-kota yang ramai.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tingkat kebisingan di atas 53 desibel (dB) dapat mengakibatkan efek kesehatan yang merugikan seperti tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, gangguan pendengaran, dan serangan jantung.



Tingkat kebisingan di kota-kota besar wilayah Asia & Oceania termasuk Bangkok, Ho Chi Minh, Jakarta, Hong Kong, Manila, Melbourne, Singapura, dan Seoul rata-rata berada di 76 dB, hampir empat kali lebih keras daripada tingkat kebisingan yang direkomendasikan WHO.

Untuk mengetahui hasil kendaraan listrik, Nissan melakukan uji coba di sebuah jalan yang menunjukkan tingkat polusi suara mencapai lebih dari 100 dB. Kemudian mereka melakukan uji coba dengan memblokade jalan sehingga nampak tidak ada kendaraan satu pun yang melintas, lebih lanjut kemudian satu mobil listrik power train melintas dan menunjukkan angka 21 dB, yang disebutkan lebih tenang daripada perpustakaan (sekitar 30 dB).



Dari hasil tersebut mobil listrik dapat mengurangi polusi udara hingga 76 dB, seperti menunjukkan sebagai langkah solutif untuk mengurangi polusi kebisingan lalu lintas. Pabrikan asal Jepang ini mengatakan penurunan tingkat polusi kebisingan dapat membawa keuntungan seperti tingkat kemarahan yang lebih kecil dan meningkatkan kinerja dan produktivitas kognitif.

"Tingkat urbanisasi di Asia akan meningkat, membuat polusi udara menjadi masalah penting yang dapat kita perangi. Seperti yang dilakukan tes kecil ini, 100 persen kendaraan listrik seperti nol emisi Nissan Leaf, mesin tenang memiliki potensi kuat untuk secara positif meningkatkan kepedulian lingkungan bagi masyarakat di Asia dan Oseania," ujar Wakil Presiden Senior Nissan Regional Asia & Oseania, Yutaka Sanada. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com