Rabu, 08 Mei 2019 13:22 WIB

Cara Perusahaan Pembiayaan Atasi Konsumennya yang Mogok Bayar

Rizki Pratama - detikOto
MTF menggelar Autofiesta 2019 di Jakarta Foto: Rachman Haryanto MTF menggelar Autofiesta 2019 di Jakarta Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Mencicil kendaraan perlu perhitungan yang tepat. Perusahaan pembiayaan pun tentunya sudah memiliki kriteria nasabah yang menurut mereka mampu menyelesaikan cicilannya.

Namun beberapa hal yang tidak terduga bisa saja terjadi dan cicilan kendaraan pun tak bisa dilunasi oleh debitur. Salah satu cara yang diambil adalah kendaraan harus ditarik dari pemiliknya oleh perusahaan pembiayaan.



Lantas ke mana muaranya mobil yang tak lunas tersebut? Mandiri Tunas Finance (MTF) sebagai salah satu perusahaan pembiayaan melakukan pelelangan terhadap mobil yang tak lunas cicilannya itu.

"Ini semua common practice dari perjanjian. Apabila debitur tidak menyelesaikan ada dua pilihan dikembalikan atau dilunasi, jika tak sanggup dikembalikan," ujar Deputy Director MTD, Perana Citra Ketaren di Jakarta Selatan.

"Untuk pengembalian kita nanti prosedur berikutnya adalah membantu debitur pelunasan kewajibannya dengan cara lelang. Itu sebenarnya goodwill perusahaan membantu debitur menyelesaikan kewajiban," lanjut Perana.

Jika tidak melakukan proses tersebut debitur akan masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia yang mana anda akan sulit mendapatkan bantuan dana pinjaman atau cicilan lainnya. "Kalau tidak debitur akan menjadi blacklist BI," ungkap Perana.



Untuk pelelangannya sendiri MTF memiliki sejumlah kerjasama dengan balai lelang di sejumlah kota. Penentuan harganya akan dilakukan oleh balai lelang dengan harga bawah yang diberikan oleh MTF.

"Kita ikut membantu dengan harga terbaik untuk menyelesaikan kewajiban debitur. Kita punya jasa hampir di seluruh kota. Balai lelang sendiri punya mengeluarkan resale lelang resmi bagaimana harganya terbentuk dan itu sudah sesuai aturan dari regulator. Harga bottom dari kita, nanti dilelang harganya naik itu yang disahkan sebagai harga lelang," pungkas Perana. (rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com