Rabu, 24 Apr 2019 10:22 WIB

Asyik! Beli Mobil Hybrid Bisa Dapat Kredit Ringan

Luthfi Anshori - detikOto
Mobil Hybrid. Foto: Rendi Herdiansyah
Jakarta - Pemerintah sedang melakukan upaya menurunkan produksi emisi karbon dari kendaraan bermotor. Bernama LCEV (Low Carbon Emission Vehicle), program ini diharapkan bisa mendukung target 20 persen kendaraan ramah lingkungan, dari total produksi kendaraan di tahun 2025.

Selain itu, Pemerintah RI juga berkomitmen untuk dapat menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca (CO2) sebesar 29 persen pada tahun 2030, sekaligus menjaga energi sekuriti khususnya di sektor transportasi darat.


Tak hanya di sektor regulasi dan pemberian intensif kendaraan listrik, pemerintah juga berupaya mempermudah para konsumen yang berminat membeli mobil hybrid. Salah satunya melalui keringanan saat proses pembelian secara kredit.

"Kami ingin menyampaikan dukungan dari perbankan. Itu akan diberikan suku bunga kurang lebih 3,8 persen per tahun (dari Bank BRI)," kata Direktur Jenderal Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Harjanto, di Universitas Udayana, Bali, hari Selasa (23/4/2015).

"Jadi ada dari perbankan, aturan seperti itu dan tenornya selama 6 tahun. Jadi cukup menjanjikan," terang Harjanto.

Seperti diketahui saat ini mobil-mobil yang mengusung tenaga listrik masih sulit ditemukan di Tanah Air. Salah satu penyebabnya adalah karena harga mobil hybrid atau listrik lebih mahal dibandingkan versi mesin konvensional. Dengan fungsi yang sama namun harga jualnya lebih mahal tentu orang Indonesia masih ogah untuk membelinya.


Aturan yang meringankan harga mobil hybrid dan listrik juga sudah dinanti para pabrikan demi meningkatkan penjualan kendaraan ramah lingkungannya. (lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com