Harga mobil dipengaruhi banyak faktor. Masing-masing pabrikan pun memiliki strategi tersendiri dalam menentukan harga mobilnya. Produsen pun kadang baru menentukan harga mobil beberapa jam sebelum mobil diluncurkan ke pasaran.
Penentuan harga itu menjadi perdebatan tersendiri bagi para konsumennya. Belum lagi jika harga mobil mengalami kenaikan, tentu produsen mobil menjadi sasaran empuk masyarakat dan dituding mengambil keuntungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat Mitsubishi pertama kali membanderol Xpander paling murah dengan harga Rp 189.050.000 sementara model termahalnya pada tipe Ultimate dibanderol Rp 245.350.000.
Namun masuk tahun 2019 harganya melonjak hingga Rp 17.050.000. Kenaikan paling tertinggi ada pada model GLX M/T. GLX M/T semula dijual dengan harga Rp 189.050.000 kini sudah naik menjadi Rp 206.100.000.
"Tentunya untuk menentukan harga suatu kendaraan cukup banyak faktornya diantaranya product value kompetitor price di kelasnya, segmen customer dan banyak hal lainnya. Dan kesemuanya itu bagian dari strategi marketing kami," ucap Executive General Manager Sales & Marketing Division PT. MMKSI Imam Choeru Cahya ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (9/4/2019).
Memang tak semua model mengalami kenaikan sebesar Rp 17 jutaan. Kenaikan harga Xpander bervariasi dari yang termurah Rp 5 juta- Rp 17,05 juta.
Di tengah kenaikan harga Xpander yang cukup signifikan dalam kurun waktu 1,5 tahun, tak membuat hasrat orang Indonesia untuk membeli Low MPV itu luntur. Buktinya Xpander masih mendominasi penjualan mobil terlaris bersama Avanza yang notabene memiliki banderol harga lebih murah.
Infografis Mitsubishi Xpander Foto: Fuad Hasim |












































Infografis Mitsubishi Xpander Foto: Fuad Hasim
Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk