Selasa, 02 Apr 2019 11:50 WIB

Pabrik Hyundai di Indonesia, APM Beri Kebebasan Prinsipal

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Dok. Hyundai
Jakarta - Kabar terkait pembangunan pabrik Hyundai di Indonesia makin mencuat ke permukaan. Hyundai Motor Indonesia (HMI) selaku agen pemegang merk mengatakan memberi kebebasan penuh kepada prinsipal (Hyundai Motor Company) khususnya yang berkaitan langsung dengan pemerintah Indonesia.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Deputy Marketing Director Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Hendrik Wiradjaja yang menyatakan bahwa APM menyatakan tidak berseberangan dengan keputusan prinsipal.



"Pertama ketika membicarakan sebuah investasi HMC butuh bertemu dan mendengarkan langsung, dan kami (HMI) membuka pintu selebar-lebarnya untuk bertemu Gaikindo, Kemenperin, Kementerian Perdagangan dan seterusnya," ujar Hendrik saat di Gedung Hyundai, Simprug, Jakarta.

"Supaya HMC bisa berkomunikasi langsung tanpa ada hambatan, tanpa ada barrier dari kita, dan dia bisa mendengar langsung maupun menyampaikan keinginan atau keluhannya langsung, lebih kepada keterbukaan saja," sambungnya.



Saat disinggung mengenai nilai investasi, HMI tidak mengetahui secara pasti sebab prinsipal HMC berkordinasi dengan pemangku regulator di Indonesia. Sementara HMI bertugas untuk memasarkan produk kendaraan di Tanah Air.

Pun demikian apabila prinsipal mulai berkantor di Indonesia, Hendrik mengungkapkan Hyundai Indonesia masih tetap ada untuk membantu penjualan raksasa Korea ini. "Hyundai Indonesia masih terus eksis, sampai hari ini pimpinan juga masih terus komunikasi dengan HMC bahkan sudah lebih jauh lagi," tambah Hendrik.

"Di mana-mana kalau prinsipal masuk, semua pasti sudah dipegang langsung, tetapi dalam operasionalnya atau distribusinya tentu lokal akan berperan," kata Hendrik.

Indonesia adalah satu-satunya negara di bagian Asia Tenggara yang dipilih oleh Hyundai untuk jadi basis produksi. Nantinya Indonesia bakal jadi pemasok utama mobil Hyundai ke seluruh negara di Asia Tenggara dan Australia. Soal kapasitas dan lokasi masih dirahasiakan.

"Ada dua pilihan lokasi yang sudah diputuskan untuk pabrik Hyundai, yang saya tidak bisa sebutkan. Bahkan sudah meeting dengan pemerintah setempat, mengenai izin, listrik, limbah," tambah Hendrik. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com