Jumat, 29 Mar 2019 11:30 WIB

Jaguar Ingin Mobilnya Bisa Hentikan Penyebaran Pilek

Ridwan Arifin - detikOto
Ilustrasi flu. Foto: Thinkstock Ilustrasi flu. Foto: Thinkstock
London - Jenama asal Inggris, Jaguar Land Rover, mengumumkan keinginannya untuk dapat memiliki kendaraan yang bisa menghentikan penyebaran virus penyebab pilek dan flu.

Seperti yang diungkapkan dalam laman resminya, untuk membantu menyetop penyebaran virus, Jaguar Land Rover ingin menggunakan jenis teknologi sinar ultraviolet (UV-C) seperti yang telah digunakan industri medis selama lebih dari 70 tahun.



"Pengemudi rata-rata menghabiskan 300 jam per tahun di belakang kemudi," kata Kepala Petugas Medis Jaguar Land Rover, Dr. Steve Iley dalam pernyataan resminya.

Dengan mengintegrasikan UV-C, Jaguar Land Rover percaya itu bisa membantu menghentikan bakteri dan virus berbahaya, yang dikenal sebagai patogen, agar tidak bertahan di kabin.



UV-C saat ini banyak digunakan untuk mendisinfeksi air, menyaring udara dan mensterilkan permukaan dengan memanfaatkan panjang gelombang cahaya antara 200 sampai 280 nanometer.

"Ada peluang yang jelas untuk memanfaatkan mobil dengan lebih baik untuk mengelola kesehatan dengan cara preventif (mencegah)," tambahnya.

Jaguar Land Rover sedang mengeksplorasi teknologi UV-C sebagai bagian dari visinya untuk menciptakan tempat perlindungan yang tenang di dalam setiap kendaraan mewahnya. Pabrikan ini juga sedang menguji coba berbagai fitur pengemudi dan penumpang, mengingat kendaraan di masa depan mulai ke arah otonom. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed