Kamis, 28 Mar 2019 20:02 WIB

Gaikindo: Jokowi Paling Perhatian dengan Mobil karena Bangun Tol

Amir Baihaqi - detikOto
Tol Trans Sumatera Foto: Dikhy Sasra Tol Trans Sumatera Foto: Dikhy Sasra
Surabaya - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menyebut penjualan otomotif di Indonesia dalam setahun terakhir semakin merata. Jika selama ini penjualan didominasi di pulau Jawa, namun saat ini tidak lagi.

"Pertama adalah Jawa Barat, kedua DKI Jakarta dan ketiga Jawa Timur. Dan ini presentasenya 13,12 persen. Jadi cukup besar. Apalagi kalau kita lihat dari 8 tahun yang lalu penjualan otomotif itu terkonsentrasi di pulau Jawa sebesar 82 persen. 18 persennya di luar Jawa," kata Nangoi saat jumpa pers GIIAS di Jalan Bali, Surabaya, Kamis (28/3/2019).



"Tapi tahun 2018 penjualan di Pulau Jawa sekitar 60 persen lebih, 40 persennya di luar pulau Jawa. Jadi itu menunjukkan bahwa yang namanya industri otomotif atau peminat otomotif sudah mulai melebar ke seluruh Indonesia," lanjutnya.

Salah satu faktor pemerataan penjualan otomotif itu, lanjut Nangoi, karena pemerintah dinilai telah turut mendukung lewat pembangunan infrastruktur. Tidak hanya terfokus di Jawa tetapi pembangunan infrastruktur juga dilakukan luar Jawa sehingga mobilitas semakin baik.

"Kalau Anda melihat dari pemerintahan Jokowi 4 atau 5 tahun ini memerintah yang paling diperhatikan oleh Pak Jokowi adalah mobil. Kok bisa? Karena beliau telah membangun berbagai fasilitas untuk mobil yaitu jalan raya maupun jalan tol dan segala macamnya," ujar Nangoi.



"Yang terakhir bahkan jalan tol sudah dibangun dari Jakarta nyambung sampai ke Surabaya. Untuk siapa lagi kalau bukan untuk kendaraan bermotor. Bukan untuk pesawat terbang, kapal tapi kendaraan bermotor," tambahnya.

Tol Pemalang-Batang-SemarangTol Pemalang-Batang-Semarang Foto: Agung Pambudhy


Selain mempermudah mobilitas, Nangoi menyebut infrastruktur itu juga telah berdampak baik bagi perkembangan industri otomotif. Karena dengan adanya infrastruktur, saat ini pengangkutan bahan baku maupun komponen otomotif dari satu wilayah ke wilayah lain lebih mudah dan cepat.

"Dan ini kami melihat untuk industrinya sendiri sangat positif. Mengapa? Karena kami berharap terus terang selama ini industri otomotif tersentralisasi di dekat Jakarta. Tapi tanah sudah begitu mahal, ongkos produksi juga sudah begitu mahal. tapi kalau saya punya pabrik komponen di Jateng dan Jatim pengangkutannya sangat susah karena fasilitas atau infrastruktur belum ada," terang Nangoi.

"Dengan sekarang makin terbentuknya infrastruktur maka memungkinkan industri komponen juga bisa berkembang di Jatim yang pada akhirnya bisa memberi stimulasi industri otomotif di Indonesia. Sehingga perkembangannya bisa bersama-sama," tandas Nangoi.

Gaikindo: Jokowi Paling Perhatian dengan Mobil karena Bangun TolFoto: Mindra Purnomo/Infografis



[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com