Senin, 18 Mar 2019 07:29 WIB

Berita Terpopuler

Avanza Geser Xpander, Polisi Tabrak Penembak Massal Selandia Baru

Dina Rayanti - detikOto
Avanza 2019. Foto: Dok. Toyota-Astra Motor Avanza 2019. Foto: Dok. Toyota-Astra Motor
Jakarta - Persaingan di tengah Low MPV Avanza-Xpander kian sengit. Keduanya memang diketahui saling salip-menyalip sejak Februari 2018 sekaligus mengklaim sebagai yang terlaris se-Indonesia. Di bulan pertamanya, Avanza memang takluk dari sang kompetitor. Namun masuk bulan kedua, Avanza tak tinggal diam dan kembali menyalip Xpander.

Aksi polisi menangkap penembak massal Brenton Tarrant di Christchurch New Zealand pun tak kalah menarik. Polisi setempat berhasil menghentikan tindakan tidak berkeprimanusiaan tersebut setelah menghantam mobil Tarrant dari samping menggunakan mobil patroli. Simak selengkapnya dalam rangkuman berita terpopuler sepanjang akhir pekan.

1. Mobil Terlaris Indonesia, Avanza Geser Dominasi Xpander

Salip-menyalip Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander untuk menjadi mobil paling laris di Indonesia masih berlanjut sampai Februari 2019. Jika Januari 2019 penjualan Mitsubishi Xpander lebih banyak dibanding Avanza, kini di Februari Avanza menyerang balik dominasi Xpander.

Dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah detikcom, Minggu (17/3/2019), Toyota Avanza kembali menggeser kejayaan Xpander dari catatan data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler). Pada Februari 2019, penjualan wholesales Avanza mencapai 5.700 unit. Sementara Xpander mengisi posisi kedua dengan angka 5.532 unit.

Di bawah Avanza-Xpander, penjualan Brio Satya yang mengisi segmen LCGC ngegas meninggalkan rivalnya. Brio Satya mengisi posisi ketiga mobil terlaris di Indonesia dengan angka penjualan sebanyak 4.688 unit.

Toyota Rush berada di posisi keempat dengan angka 4.341 unit. Daihatsu Sigra mengisi posisi kelima dengan penjualan sebanyak 4.327 unit.
Selain itu, ada beberapa mobil komersial yang mengisi daftar 20 mobil terlaris di Indonesia. Di antaranya ada Suzuki Carry pickup, Daihatsu Granmax, sampai Mitsubishi L300. Ada pula SUV bongsor Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang juga saling salip dalam angka penjualan.

Berikut data 20 mobil terlaris di Indonesia Februari 2019 berdasarkan data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) yang dirilis Gaikindo, Minggu (17/3/2019).

1. Toyota Avanza 5.700 unit
2. Mitsubishi Xpander 5.532 unit
3. Honda Brio Satya 4.688 unit
4. Toyota Rush 4.341 unit
5. Daihatsu Sigra 4.327 unit
6. Toyota Kijang Innova 4.261 unit
7. Suzuki Carry Pick-up 3.684 unit
8. Daihatsu Xenia 3.207 unit
9. Daihatsu Granmax Pickup 2.657 unit
10. Toyota Calya 2.569 unit
11. Daihatsu Ayla 2.555 unit
12. Mitsubishi L300 Pickup 2.226 unit
13. Daihatsu Terios 2.101 unit
14. Suzuki Ertiga 2.056 unit
15. Honda Mobilio 2.026 unit
16. Mitsubishi Pajero Sport 1.993 unit
17. Toyota Agya 1.510 unit
18. Toyota Fortuner 1.314 unit
19. Honda Brio RS 1.292 unit
20. Suzuki Baleno 1.239 unit.

2. Aksi Polisi Tabrak Mobil Penembak Massal di Selandia Baru

Avanza Geser Xpander, Polisi Tabrak Penembak Massal Selandia BaruFoto: Istimewa

Sebuah rekaman video menunjukkan sebuah momen polisi meringkus tersangka penembak massal di Masjid Christchurch dari mobil Subaru yang dikendarai oleh pria bernama Brenton Tarrant. Polisi setempat berhasil menghentikan tindakan tidak berkeprimanusiaan tersebut setelah menghantam mobil Tarrant dari samping menggunakan mobil patroli.

Pada video tersebut tampak bagian kanan depan mobil Tarrant terangkat dan terjepit di selokan.

Tarrant masih di dalam mobil saat dua petugas mendekati mobil dengan senjata mereka. Dengan berhati-hati seorang petugas masuk ke dalam kendaraan dan menyeret Tarrant keluar.

Polisi menangkap tiga pria dan seorang wanita ditangkap atas penembakan mengerikan yang menewaskan 49 orang dan 48 korban luka-luka pada insiden tersebut. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai waktu penangkapan dan bagaimana polisi melacaknya pria tersebut.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan serangan itu tampaknya telah direncanakan dengan sangat baik, dan negara itu dipilih sebagai target karena sifatnya yang toleran.

"Kami dipilih (karena) kami mewakili keragaman, kasih sayang, rumah bagi mereka yang berbagi nilai-nilai kami, perlindungan bagi mereka yang membutuhkannya dan nilai-nilai itu, saya dapat meyakinkan Anda, tidak akan dan tidak dapat digoyahkan oleh serangan ini," kata Ardem kepada CNN.

Tarrant diidentifikasikan sebagai pria Australia berusia 28 tahun. Ia menggunakan GoPro untuk merekam aksi terorismenya mengemudi ke masjid mendengarkan musik rakyat dengan setidaknya enam senjata di lantai mobilnya.

Tarrant juga memposting manifesto 73 halaman ke Twitter sebelum pembunuhan, menegaskan tindakan tesebut adalah serangan teroris. Dalam manifesto itu mengatakan dirinya sebagai supremasi kulit putih. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com