'Perang Dingin' Avanza Vs Xpander

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 15 Mar 2019 08:11 WIB
Perang Dingin Avanza Vs Xpander
Mitsubishi Xpander. Foto: Mitsubishi

Toyota-Astra Motor menyatakan Mitsubishi Xpander masih terlalu muda untuk dibilang setara dengan Toyota Avanza. Hal tersebut mengacu pada angka maksimal penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler). Avanza pernah dalam satu bulan mencapai angka 21.000 unit sedangkan Xpander disebut baru 'bermain' di angka 7.000-an.

Pencapaian itu dikatakan, baru bisa menyaingi Daihatsu Xenia. "Kami belum dikalahkan oleh Xpander. Mitsubishi kan mengatakan kalau Xpander itu sukses, tapi kalau dari Toyota melihatnya belum. Alasannya, angka maksimum wholesales masih dipegang Avanza dengan 21.000 unit. Suzuki Ertiga dan Honda Mobilio pernah di 10.000 dan 11.000 unit di tahun 2013, 2014. Xpander baru setara dengan Xenia, 7.000 unit-an," ucap Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Franciscus Soerjopranoto, di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Menanggapi pernyataan Soerjo, Direktur Penjualan & Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro mengatakan, semenjak diluncurkan pada pameran GIIAS 2017 Xpander sudah bikin Toyota Avanza 'keringetan'. Bahkan pada tahun 2018, Mitsubishi mengklaim Xpander telah menang telak dengan hanya mengandalkan mobil bermesin 1.500 cc, sementara Avanza unggul karena punya pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc.

"Xpander kan disebut sebagai game changer (pengubah permainan), ya sudah terbukti kan sekarang nomor satu. Saya bilang tadi bahwa beberapa bulan sebelumnya juga kita sudah pernah menang. Dan kalau ingin dibedah small MPV, Mitsubishi kan hanya main di mesin 1.500 cc (Avanza gabungan dengan 1.300 cc). Jadi kami itu menang mutlak," jawabnya di Media Gathering Mitsubishi Indonesia, Jakarta, Rabu (13/3/2019).