Sabtu, 16 Feb 2019 17:23 WIB

Warna Mobil Pengaruhi Harga Jualnya?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Warna masih menjadi isu untuk mempengaruhi harga jual kendaraan. Orang kadang bilang, warna-warna mobil tradisional seperti hitam lebih laku dan berharga lebih mahal dari warna lainnya. BMW Grup Indonesia tidak menampik akan hal ini meski faktornya tidak berpengaruh begitu besar.

Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania selain warna, pertimbangan lain yang membuat harga jual kembali mobil jatuh adalah soal fisik dan kondisi mobil itu sendiri.




"Pastinya itu mempengaruhi, tapi yang mempengaruhi kondisi kendaraan itu sendiri. Saya rasa (pengaruhnya) tidak signifikan, karena yang lebih dilihat adalah kondisi mesin kemudian history dari servis kendaraan,"

Tak hanya menjual mobil keluaran baru dari pabrik. BMW Group Indonesia juga giat melakukan penjualan mobil bekasnya di diler resmi yang disebut BMW Premium Selection.



Menurut Jodie keunggulan yang ditonjolkan membeli mobil bekas BMW pada diler resmi ialah mendapatkan mobil yang tidak sembarangan karena melalui proses inspeksi terlebih dahulu.

Bahkan konsumen juga tidak perlu takut akan riwayat kendaraan second yang akan dipilih, soalnya semua mobil yang dijual ini harus memiliki sejarah servis dari dealer-dealer resmi BMW, serta akan dilakukan pengecekan kualitas secara total 360 derajat.

"Semua diler BMW punya BMW Premium Selection, dan untuk brand di luar BMW punya partner sendiri. Dan memang skemanya sudah sangat jelas, berapa usia kendaraan maksimal untuk BMW Astra sampai dengan 7 tahun, kemudian kondisi kendaraan yang diterima," kata Jodie. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed