Senin, 11 Feb 2019 12:42 WIB

Wajah Baru Rush-Terios Bukan Penyebab Turunnya Jualan SX4 S-Cross

Dina Rayanti - detikOto
Suzuki SX4 S-Cross. Foto: Ari Saputra Suzuki SX4 S-Cross. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Dibandingkan mobil-mobil lain di segmen Low SUV, nama Suzuki SX4 S-Cross tak terlalu terdengar. SX4 S-Cross sendiri mengisi segmen Low SUV bersama dengan Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda HR-V dan sederet model lain.

Secara penjualan SX4 S-Cross cenderung menurun. Hal ini justru berbanding terbalik dengan para rivalnya. Duet Rush-Terios misalnya yang penjualannya meningkat tajam berkat polesan pada wajah serta bagian dalam.


Mengutip data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2018 total 2.689 unit SX4 S-Cross terjual. Padahal tahun 2017 penjualannya mencapai 3.325 unit.

Menurunnya penjualan SX4 S-Cross ini disebut Suzuki bukan disebabkan karena wajah baru Rush-Terios. Meski mengisi segmen yang sama keduanya dianggap berbeda.

"Jadi S-Cross sebenarnya tidak terlalu berpengaruh dengan kehadiran Rush-Terios. Kita ada ceruk konsumen sendiri yang bisa kita pertahankan. perihal penjualan tidak sebesar 2017, itu hanya kendala supply sedikit saja," jelas Section Head Product Development Divisi Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel saat dihubungi.


Suzuki sendiri santer diberitakan memiliki Ertiga SUV. Jika nantinya benar, maka Ertiga SUV bakal berhadapan langsung dengan SX4 S-Cross. Bicara soal SUV Ertiga, Suzuki masih menutup rapat-rapat informasi tersebut. Di segmen SUV, Suzuki lebih memilih untuk memfokuskan penjualan SX4 S-Cross.

"Kita masih banyak berharap dari S-Cross. Sebenernya segmen S-Cross dan Terios-Rush ini serupa tapi tak sama karena beda seat komposisinya kalau kami lebih kompak sehingga lebih niche," tutup Harold.


[Gambas:Video 20detik]

(dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed