Rabu, 30 Jan 2019 07:46 WIB

Berita Terpopuler

Spek Mobil yang Dijual Vanessa Angel, Petani Beli Rush Pakai Receh

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Screenshot Instagram Vanessa Angel
Jakarta - Kasus prostitusi online Vanessa Angel masih marak diperbincangkan. Yang terbaru, Vanessa dikabarkan menjual mobil Sport Porsche Boxster berwarna putih miliknya. Seperti apa spesifikasi mobil sport Jerman tersebut?

Selain berita soal mobil Vanessa Angel yang dijual, petani membeli Toyota Rush dengan uang receh pun tak kalah ramai diperbincangkan. Yuk simak selengkapnya!

1. Spek Mobil Vanessa Angel yang Dijual karena Butuh Uang

Belum tuntas kasus dugaan prostitusi online, berita tak sedap kembali menerpa Vanessa Angel. Artis tersebut diketahui menjual mobil sport buatan Jerman lantaran butuh uang.

Padahal Porsche Boxster berwarna putih itu belum lunas dibeli Vanessa. Hal itu dilontarkan oleh sang kekasih Febri Ardiansyah alias Bibi kepada Feni Rose dalam tayangan 'Rumpi No Secret'.

"Dia jualin mobil itu karena dia butuh uang. Belum lunas, dia nggak punya tempat tinggal juga. Dia ngekost sampai sekarang," kata Bibi seperti dikutip dari detikHot, Selasa (29/1/2019).

Bicara soal mobil sport Vanessa, ada dua model Boxster yang ditawarkan Porsche yakni 718 Boxster dan 718 Boxster S. Dalam situs resmi Porsche, mobil sport tanpa atap ini dibekali mesin empat silinder berkapasitas 2.000cc.


Meski begitu, tenaganya pun cukup besar yakni setara 300 daya kuda pada rpm 6.500 serta torsi 380 Nm. Versi manualnya bisa berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 5,1 detik sedangkan varian matik bisa berlari 4,9 detik saja.

Mengusung tenaga penggerak roda belakang kecepatan maksimal yang bisa ditempuh Porsche Boxster mencapai 275 km/jam. Soal harga, seperti mobil sport pada umumnya tergantung dari kustomisasi yang dilakukan sang pemilik dan tahun keluarannya.

Tak diketahui Porsche Boxster keluaran tahun berapa yang dimiliki Vanessa. Mengutip berbagai sumber, versi baru Porsche Boxster dibanderol Rp 831 jutaan. Tapi itu harga di luaran ya Otolovers, karena ketika masuk ke Indonesia mobil dikenakan pajak barang mewah dan lainnya yang membuat harganya tentu lebih mahal.

2. Petani Majalengka Beli Toyota Rush Pakai Uang Receh

Pasangan suami istri, Tirta (46) dan Mimin (42) tak sabar menanti kedatangan mobil barunya. Pasangan suami istri ini sempat menggemparkan Majalengka, lantaran proses transaksi pembelian mobil barunya itu terbilang unik.

Tirta dan Mimin membeli mobil jenis Toyota Rush tipe anyar menggunakan uang logam recehan pecahan Rp 500 dan Rp 1.000 sebanyak Rp 40 juta, sisanya menggunakan uang kertas. Totalnya mencapai Rp 261.850.000. Uniknya, Tirta dan Mimin membawa uang recehannya itu ke dealer Toyota Auto 2000 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Jumat (25/1/2019).

Spek Mobil yang Dijual Vanessa Angel, Petani Beli Rush Pakai RecehFoto: istimewa / Tirta membayar mobil menggunakan uang receh


Tirta membutuhkan waktu tujuh tahun untuk mengumpulkan receh sebanyak Rp 40 juta. "Sejak 2012 mulai menabung menggunakan receh. Saya pikir awalnya tidak boleh beli mobil pakai recehan, ternyata kata pihak dealer boleh. Akhirnya saya bawa sekitar Rp 40 juta recehan milik saya itu ke dealer," kata Tirta saat ditemui detikOto di tempat kerjanya di Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (29/1/2019).

Selain bekerja sebagai petani, Tirta juga dipercaya salah satu developer perumahan sebagai petugas keamanan. "Pagi ke sawah, kalau senggang ke sini. Ya Alhamdulillah dipercaya sama bos saya buat jaga-jaga di sini," kata Tirta.


Lebih lanjut, Tirta menceritakan uang recehan yang ia belanjakan untuk membeli mobil Toyota Rush merupakan hasil dari bertani. Luas sawah yang digarap oleh ayah dua anak itu sekitar 11.000 meter. Dari luas sawah yang Tirta garap itu, 7.000 meternya merupakan sawah sewaan.

"Saya cuma bertani sama kerja serabutan. Sempat bantu usaha saudara saya yang jual cilok," katanya.

Awalnya, Tirta berencana menggunakan uang recahan itu untuk tradisi saweran saat pemberangkatan ibadah hajinya. Tirta termotivasi menabung uang recahan setelah mendaftar ibadah haji pada 2012.

"Ya awalnya buat saweran. Karena berangkatnya masih lama, kalau tidak salah 2021 berangkat hajinya. Jadi digunakan untuk membeli mobil dulu. Ternyata boleh pakai recehan," kata Tirta seraya tersenyum.

Tirta menilai uang logam recehan lebih membuat keluarganya tak boros untuk berbelanja. Awalnya Tirta menabung dari uang logam pecahan Rp 100 hingga Rp 1.000. Selain itu, Tirta juga kerap menukarkan uang kertas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dengan uang logam untuk ditabung. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com