Senin, 21 Jan 2019 17:35 WIB

Dilelang untuk Amal, Supra Produksi Pertama Tembus Rp 29 Miliar

M Luthfi Andika - detikOto
Toyota Supra Foto: Pool (Autoblog) Toyota Supra Foto: Pool (Autoblog)
Jakarta - Toyota Supra hasil perkawinan Toyota dan BMW produksi pertama akhirnya punya tuan baru. Karena mobil Jepang ini resmi dilelang di rumah lelang Barret-Jackson Scottsdale.

Dikutip Autoblog, Senin (21/1/2019), Toyota Supra produksi pertama ini resmi terjual USD 2,1 juta atau sekitar Rp 29,8 miliaran, di rumah lelang Barret-Jackson Scottsdale. Hasil lelang ini pun akan diberikan kepada American Heart Association dan Bonda Woodruff Foundation.



Banderol fantastis Toyota Supra ini ditebus dengan tampilan Toyota Supra berkelir abu-abu atau matte gray. Jika dilihat dari tampilan yang disajikan, mobil Toyota Supra ini memang hasil rancangan pertama yang benar-benar diproduksi Toyota.

Jadi wajar jika memang mobil ini memiliki banderol selangit, terlebih hasil lelang ini langsung disumbangkan kepada yang berhak.

Mengutip situs resmi Toyota, Supra menggunakan transmisi matik 8 percepatan dengan pilihan mesin 2.998 cc atau 1.998 cc. Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang. Untuk mesin 2.998 cc mobil mengeluarkan tenaga sampai 340 ps dan torsi sampai 500 Nm. Sementara untuk mesin 1.998 cc menghasilkan tenaga sampai 197-258 ps dan torsi 320-400 Nm.



Dengan mesin itu mobil bisa melaju dari 0-100 km per jam dalam 4,3 detik untuk mesin besarnya. Sedangkan untuk mesin 1.998 cc sedikit lambat antara 5,2-6,5 detik.

Mobil tersebut mendapat reaksi beragam dari penggemarnya. Sebagai contoh, banyak penggemar bertanya mengapa tidak ada opsi transmisi manual untuk Supra 2020 yang mana sudah ada sejak generasi pertama.



Chief Engineer Toyota Supra, Tetsuya Tada mengatakan transmisi manual masih dipertimbangkan untuk A90. "Jika permintaan pasar memang ada di sana, itu akan menjadi sesuatu yang harus dipertimbangkan. Itu tergantung pada waktu yang tepat," katanya di Detroit Auto Show 2019.

Tada menambahkan bahwa ia sangat puas dengan kinerja standar delapan kecepatan otomatis Supra 2019. "Ini sama sekali berbeda dari transmisi otomatis lainnya yang telah dirilis," kata Tetsuya Tada seperti dikutip oleh Auto Guide. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed