Kamis, 17 Jan 2019 08:17 WIB

Mobil Made in Bandung Ini Punya 8 Roda, Bagaimana Cara Jalannya?

Mochamad Solehudin - detikOto
Mobil Beroda 8. Foto: Mochamad Solehudin Mobil Beroda 8. Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Mobil Toyota All New Limo keluaran 2013 asal Bandung memang memiliki tampilan unik. Mobil ini memiliki delapan roda yang seluruh bisa bergerak secara bersamaan.

Pemilik mobil beroda delapan Roni Gunawan menjelaskan, proses pembuatan mobil roda delapan ini telah dimulai sejak Agustus 2018 lalu. Dalam pembuatannya dia dibantu oleh dua tukang las dan dua tukang cat.


Ide awal pembuatannya juga dari coba-coba. Roni memanfaatkan beberapa bagian kendaran yang sudah tidak terpakai di bengkel GR Taksi tempatnya bekerja. Kebetulan dia merupakan kepala bengkel di perusahaan taksi tersebut.

" Kita modifikasi mobil ini kita tidak dikonsep. Hanya coba-coba saja, langsung praktekin," katanya, saat ditemui di bengkel GR Taksi, Jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung, Rabu (16/1/2018).

Untuk mewujudkan idenya itu, ada beberapa bagian body mobil yang diubah. Terutama di bagian body mobil belakang dan roda belakang. Dia mengubah bagian saya bagian roda bawah dan mengubah sasis agar tambahan roda bisa terpasang dengan baik.


"Bagian yang diubah, body dalem, ubah sasis. Pintu belakang jadi enggak ada. Terus ban juga kita pasang enam di belakang," ucapnya.

Istimewanya, ke enam roda belakang yang terpasang semuanya bisa bergerak. Dia menggunakan sistem layaknya gear penggerak di sebuah mesin. Dua roda yang menempel di bagian tanah dan satu roda di bagian atas menempel ke roda lainnya.

Roda bagian belakang juga tidak tersambung dengan mesin, karena Toyota All New Limo tahun 2013 memiliki penggerak mesin di bagian depan. "(Ban) yang di atas kan bisa berputar. Supaya nempel terus (ban satu dengan laiinnya) di tarik sama per (yang dipasang di antara ban bagian bawah dan atas)," ucapnya.


Dia menambahkan, pembuatan mobil roda delapan ini belum selesai seluruhnya. Saat ini dia perkirakan progresnya baru sekitar 80 persen. Karena bagian interior belum mendapat sentuhan apapun.

"Sampe sekarang belum selesai. Interior kan belum ini baru 80 persen lebih," katanya. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com