Rabu, 16 Jan 2019 13:29 WIB

Mobil Royal Wedding dari Besi Bekas Bisa Jalan Tapi Pelan

Deden Rahadian - detikOto
Mobil antik dari besi bekas (Foto: Deden Rahadian) Mobil antik dari besi bekas (Foto: Deden Rahadian)
Tasikmalaya - Mobil dari bahan bekas dengan model ala mobil yang dipakai Kerajaan Inggris dalam Royal Wedding buatan warga Kabupaten Tasikmalaya bisa beroperasi dengan normal. Mobil bisa melaju meski nggak bisa ngebut.

"Walau nggak bisa lari kencang tapi mobil ini nyaman Pak dikendarai, aman juga hehehe," ujar Ayi Suganda (44) warga Desa Jayaratu, Sariwangi, Tasikmalaya saat ditemui di bengkelnya.


Mobil antik buatan Ayi SugandaMobil antik buatan Ayi Suganda Foto: Deden Rahadian


Ide pembuatan mobil antik ini muncul karena ingin membuat sesuatu yang berbeda. Keahliannya merangkai besi dan memanfaatkan barang-barang bekas akhirnya berbuah manis. Mobil antik kreasinya sempat viral di media sosial, beberapa lalu.



Sementara itu, Kepala Desa Jayaratu Idad Abdul Rosyad menyatakan senang memiliki warga yang kreatif. Diharapkan karya mobil bekas unik ini jadi pelecut warga lain berkreasi.

"Rasanya bangga sekali punya warga cukup kreatif dengan cara memanfaaatkan barang bekas, cukup inovatif barang bekas jadi mobil bagus sekali seperti ini," ujar Idad.

Mobil antik dari besi bekasMobil antik dari besi bekas Foto: Deden Rahadian


Kendaraan bergaya klasik tempo dulu ini terbuat dari limbah besi pagar rumah, bekas kanopi rumah, besi tua bekas Vespa hingga bau-baut sisa.

Mesin penggeraknya memang masih sederhana, yakni sebuah kompresor bekas pencucian motor. Onderdil kendaraan juga memanfaatkan bekas mobil lawas, sepeda motor rusak hingga sepeda angin, yang sudah tidak terpakai. Untuk persneling menggunakan besi bekas gagang pintu, per kaki bekas mobil Jeep Willys. Sementara jok kendaraan harus memanfaatkan bekas kursi yang sudah tidak terpakai.



"Saya pertamanya memanfaatkan barang bekas terus saya lihat konsep mobil kuno mengalir saja. Kalau ada barang sisa saya ambil dan kumpulkan," ujar Ayi.

Dibutuhkan waktu hampir lima bulan untuk merangkai kendaraan antik dari barang bekas ini. Selain menunggu ketersediaan barang bekas, prosesnya panjang karena minim anggaran. Ayi hanya mengeluarkan biaya untuk pengelasan serta pengecatan kendaraan.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed