Selasa, 08 Jan 2019 10:05 WIB

Catat! Ini Waktu Paling Macet di Jakarta

Dina Rayanti - detikOto
Kemacetan di Jakarta. Foto: detik Kemacetan di Jakarta. Foto: detik
Jakarta - Jalanan di Jakarta sudah terkenal dengan macetnya. Tujuh hari dalam seminggu, tercatat ada beberapa hari yang lebih macet dari biasanya.

TomTom Traffic Index merilis data kemacetan di Ibu Kota Jakarta. Kemacetan parah dalam data TomTom Traffic terjadi pada pagi (07.00-08.00 WIB) dan sore (17.00-18.00 WIB). Pagi hari kemacetan paling parah terjadi pada Senin.


Setiap hari Senin, kemacetan di jalanan Jakarta bertambah hingga 68 persen. Artinya, Otolovers yang biasa pergi ke kantor selama satu jam (60 menit) harus membuang 40,8 menitnya di jalan. Kalau hari Senin jadi yang paling macet, hari Jumat dalam data TomTom menjadi yang paling 'lengang' di pagi hari.

Rata-rata setiap Jumat pagi, waktu ekstra yang dibutuhkan pengemudi di Jakarta hanya 58 persen. Atau jika waktu tempuh Otolovers ke suatu tempat hanya satu jam, maka pada hari Jumat waktu tambahannya adalah 34,8 menit.

Waktu tempuh akibat kemacetan Jakarta di sore hari lebih panjang daripada di pagi hari. Kemacetan sore hari paling parah terjadi pada hari Kamis. Kamis sore waktu tempuh perjalanan bertambah hingga 98 persen. Misalnya Otolovers biasa pulang ke rumah hanya butuh waktu satu jam alias 60 menit, namun karena macet maka waktu tempuh menjadi 118,8 menit.


Jakarta sendiri masuk ke dalam daftar kota termacet di dunia. Negara lain di kawasan ASEAN yang memiliki tingkat kemacetan seperti Jakarta adalah Bangkok.

Jakarta duduk di urutan keempat sebagai kota termacet di dunia. Diperkirakan kalau Otolovers mengemudi di jam sibuk 63 jam terbuang sia-sia karena kemacetan. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com