Jumat, 21 Des 2018 13:41 WIB

Mobil Hantu 'Suzzanna'

Hobi Mobil Klasik Tidak Mengenal Usia

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil Suzzanna Foto: Rifkianto Nugroho Mobil 'Suzzanna' Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Berawal dari rutin diajak jalan-jalan oleh sang kakek, Ali Muhammad Assegaf langsung memiliki ketertarikan sendiri terhadap mobil-mobil tua. Di usianya yang masih 21 tahun, tercatat sudah ada beberapa kendaraan yang dikemudikannya.

Di komunitasnya, Alle-nama akrabnya-menjadi pemilik mobil tua termuda. Banyak orang yang tidak mempercayai usianya ketika ia harus berkenalan, termasuk beberapa anggota komunitas tersebut.



"Yah mereka aneh aja karena biasanya yang punya mobil klasik itu orang tua. Saat saya kenalan dan menyebut masih berusia 21 tahun, rata-rata tidak percaya," cerita Alle kepada detikOto di Jakarta.

"Mobil ini adalah pemberian dari kakek, turun menurun. Jadi awal saya suka mobil klasik itu saat 6 tahun, saya ingat kakek selalungajak cucunya jalan-jalan dengan mobil. Lama kelamaan saya jadi suka dan dia janjikan ingin memberikan mobil-mobilnya," lanjutnya.
Morris Cabriolet Morris Cabriolet Foto: Rifkianto Nugroho


Morris Cabriolet lansiran 1956 berkelir putih-biru yang dinamakan 'Nemo' ini kini menjadi tunggangan favorit Alle. Ia pun tak berniat untuk menjualnya.

"Ini bukan mobil klasik pertama saya, sih. Sempat dulu punya mikrolet tapi yang benar-benar orisinil. Tidak seperti yang berada di Indonesia, kan itu sudah diubah. Karena beberapa hal, akhirnya dijual. Jadi saya sekarang pakai si 'Nemo' ini," kata Alle.



Dirinya juga mengaku bahwa hampir seluruh bagian di Morris tersebut masih orisinil. Mulai dari mesin 1000cc-nya, ban, tuas transmisi, fitur-fitur, dan banyak lagi.

"Sisanya seperti suspensi belakang, saya gunakan milik Toyota Kijang. Karena sulit mencari printilan-printilan original Morris-nya. Atapnya juga sudah dirubah, sedikit deh yang sudah dirubah. Mesinnya saja ini masih orisinil," jelas Alle.

"Fitur masih jalan semua. Lampu, wiper, starter, oli ampere, semuanya. Hanya saja saya tambahkan 'AC' di bawah nih supaya tidak terlalu panas. Karena udara masuk lewat kaki sehingga posisinya seperti itu (di bagian bawah dashboard)," tutup Alle. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed