Renault Tidak Temukan Kesalahan Laporan Carlos Ghosn

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 14 Des 2018 11:38 WIB
Carlos Ghosn. Foto: Renault
Jakarta - Renault telah melakukan audit terhadap penangkapan sang Chairman dan CEO Carlos Ghosn. Ghosn yang ditangkap karena dugaan melakukan manipulasi keuangan dalam memperkaya dirinya sendiri itu telah dipecat Nissan dan Mitsubishi.

Namun Renault yang menjadi bagian dari aliansi Nissan dan Mitsubishi justru tak menemukan kesalahan dengan laporan keuangan Ghosn.


Renault sempat melakukan diskusi selama lima jam dengan para pimpinannya. Produsen mobil asal Prancis dalam pernyataan resminya menyebut, meminta pengacara untuk terus melakukan investigasi atas semua tuduhan yang diberikan Nissan kepada Ghosn.

Kesimpulan sementara dari penyelidikan internal oleh Renault adalah sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa menanggapi lebih lanjut tuduhan dari Nissan atas Ghosn.

Ghosn sendiri terakhir dikabarkan menampik semua tuduhan yang ditujukan kepadanya. Pria kelahiran Brazil itu memang masih berad di pucuk pimpinan Renault. Renault juga belum berencana memecat Ghosn.

Sebagai informasi, Ghosn ditangkap 19 November 2018 di Jepang berdasarkan hasil investigasi internal Nissan dan terbukti melakukan serangkaian penyelewengan dana bertahun-tahun serta memanfaatkan aset perusahaan untuk memperkaya dirinya sendiri.

Seorang pejabat perusahaan yang tidak ingin disebut namanya mengatakan Nissan menyediakan enam tempat tinggal untuk Ghosn.


Sebelumnya malah dilaporkan bahwa Ghosn mendapatkan beberapa prooperti yang didanai perusahaan. Properti itu kabarnya juga ada di Beirut, Rio de Janeiro, Paris, dan Amsterdam.

Tertangkapnya Ghosn disebut-sebut tidak mempengaruhi nasib aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault. Ketiga perusahaan itu telah meyakinkan investor bahwa tak ada yang perlu diragukan dari aliansi. (dry/rgr)