Memperkirakan Harga Toyota Avanza Terbaru

Ruly Kurniawan - detikOto
Rabu, 12 Des 2018 20:46 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Toyota Indonesia sudah lakukan studi dan pengembangan untuk Avanza. Namun belum dapat dipastikan, apakah Avanza baru bakal diluncurkan khususnya dalam waktu dekat. Sembari menunggu kepastian tersebut, Toyota memberikan sedikit bocoran atas mobil sejuta umat itu.

Dikatakan Executive General Manager Marketing Division PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto, bilamana Avanza harus diperbaharui akan ada beberapa hal yang akan dipertahankan. Mulai dari konsepnya hingga banderolan yang miring.

"Berdasarkan study kami, orang Indonesia itu inginnya mobil keluarga (MPV) menggunakan roda penggerak belakang. Jadi kalau saya ditanya, bila Avanza keluar yang baru maka kita masih tetap bertahan dengan roda penggerak belakang," kata Soerjo di Jakarta, kemarin (11/12/2018).


"Terkait pricing (harga), ini hal yang menarik. Sebab kita menemui dilema sebagaimana yang terjadi pada Rush kemarin," lanjutnya.

Dilema tersebut ialah terkait banderolan Rush terbaru yang tidak berubah sampai disebut overprice. Namun dipastikan, untuk Avanza nanti Toyota Indonesia masih ingin mempertahankan image 'mobil sejuta umat' dimana harganya terjangkau.

"Orang Indonesia itu ketika melihat harga, mereka akan membandingkan dengan value yang ada. Kita sebutnya value for money. Apakah harga yang berlaku benar atau tidak menurutnya. Lalu juga memikirkan apakah harga tersebut nantinya affordable atau tidak. Untuk Avanza, karakteristiknya adalah downpayment (DP) Rp 20-30 juta dengan cicilan mungkin sekitar Rp 4-5 juta," terang Soerjo.


Tidak berubah banyaknya harga pada Avanza menurut Soerjo adalah karena segmen mobil medium low sangat sensitif terhadap keuangan. "Kelas medium low itu, seperti Avanza, terpengaruh sekali dengan faktor financial. Kalau yang medium up, lebih ke arah model seperti Innova," katanya.

Dikesempatan sama, Soerjo juga mengatakan kini orang Indonesia lebih suka mobil yang eksterior atau tampangnya berbeda.

"Ada satu fenomena yang menarik sekarang di masyarakat bahwa orang lebih melihat mobil dari luarnya. Eksterior itu menjadi pilihan utama mereka. Jadi kalau ada suatu yang baru, dia tidak lihat engine, interior, tapi lebih melihat luarnya. Kalau tampangnya berubah, itulah mobil baru," jelas Soerjo.


Lalu, apakah Avanza baru nanti akan memiliki tampang baru dengan harga yang masih terjangkau serta berpenggerak roda belakang? Untuk hal ini, Soerjo enggan berkomentar. "Kita lihat saja nanti," tutupnya. (ruk/ddn)