Rabu, 12 Des 2018 09:36 WIB

Beda Charging Station Mobil Listrik Pertamina dan PLN

Ruly Kurniawan - detikOto
Charging station di Pertamina. Foto: Rizki Pratama/detikOto Charging station di Pertamina. Foto: Rizki Pratama/detikOto
Jakarta - PT Pertamina (Persero) baru saja memperkenalkan Green Energy Station (GES) di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, untuk memanjakan pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Sudah ada empat charging station yang tersedia, dua di antaranya adalah fast charging.

Bila melihat beberapa waktu lalu, PT PLN (Persero) juga mengaku sudah memiliki charging station yang sama. Menggandeng pabrikan otomotif asal Jerman, BMW, Perusahaan Listrik Negara ini akan memiliki fast charging. Lantas, apa yang membedakan keduanya?

Manager External Communication PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengatakan, GES Pertamina bukan merupakan kompetitor dari PLN. Ia mengaku telah bersinergi untuk menghadirkan fasilitas umum tersebut.



"Pertamina pasti bersinergi dengan PLN dalam memberikan pelayanan terkait ketenagalistrikan. Jadi GES Pertamina itu bukan kompetitor PLN. Ini merupakan lanjutan dari program Pasti Prima yang untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen," katanya di Jakarta.

"Dan backbone dari GES itu adalah SPBU yang sekarang pengoperasiannya sudah dengan energi terbarukan, sistem digitalisasi, serta dilengkapi dengan fasilitas charging (untuk mobil ataupun motor listrik)," lanjut Arya.

Sedangkan SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) milik PLN sendiri sekarang masih dimanfaatkan untuk kebutuhan pedagang kaki lima dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Di beberapa kesempatan, PLN mengklaim sudah membangun sebanyak 1.700 unit SPLU.

"Sekarang kan SPLU peruntukannya hanya untuk pedagang kaki lima dan UMKM supaya tidak nyantol lagi. SPLU lebih mudah ketimbang fast charging," kata General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad beberapa waktu lalu.



"Membuat SPLU tuh gampang tinggal demand-nya saja, kebutuhannya seperti apa. Untuk charging station standar Rp 40 juta lah, tapi kalau yang fast charging, lebih mahal, nanti juga kita akan kembangkan dengan baterainya di sana," lanjutnya terkait pembangunan SPLU kendaraan listrik.

Terkait fast charging, baik Pertamina maupun PLN sama-sama berkomitmen untuk mengembangkannya. PLN bahkan sudah menjalin kerja sama dengan BMW untuk hal tersebut. Saat ini, fast charging baru tersedia di SPBU milik Pertamina yang pengecasannya memakan waktu 15 menit.

"Pertamina berkomitmen menyediakan fast charging station yang memberikan daya listrik tinggi sehingga waktu pengisian sangat cepat," kata Arya.



Simak juga video 'Akkasaraki, Mobil Hemat Energi Karya Mahasiswa Makassar':

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com