Kamis, 06 Des 2018 17:37 WIB

Punya Pabrik Baterai, Indonesia Lebih Mudah Bikin Mobil Listrik

Luthfi Anshori - detikOto
SPLU kendaraan listrik milik BPPT. Foto: Luthfi Anshori SPLU kendaraan listrik milik BPPT. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta - Selain persoalan regulasi yang belum rampung, pengembangan kendaraan listrik di Indonesia juga dihadapkan pada isu ketersediaan baterainya. Maklum, komponen ini jadi yang paling mahal di kendaraan listrik.

Menurut Director of Coordination & Development Division PT MMKSI Ogi Ikematsu, Indonesia perlu memiliki pabrik pembuatan baterai kendaraan listrik. Jika pabrik baterai listrik sudah tersedia, maka industri mobil listrik tinggal mengikuti.


"Baterai itu komponen untuk mobil listrik. Jadi kami butuh baterai dan jika indonesia mempunyai pabrik baterai di sini, itu akan membuat lebih mudah untuk kami untuk membuat pabrik (mobil listrik) lokal," kata Ikematsu kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Indonesia sendiri dikabarkan akan memiliki pabrik baterai dalam waktu dua tahun ini.

Seperti dijelaskan Kementerian Kordinasi dan Maritim, Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu, pabrik baterai itu akan dibangun di Morowali, Sulawesi.

Rencananya peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik baterai akan dimulai pada tanggal 11 Januari 2019.

"Baterai buatan Morowali dua tahun lagi sudah selesai," kata Luhut di Gedung MPR/DPR RI, Nusantara III, Kamis (29/11/2018).

Lebih lanjut, dengan adanya produksi baterai dalam negeri mampu menekan harga jual kendaraan listrik buatan anak bangsa.

"Ya motor itu (Gesits), sekarang kan masih pakai baterai teknologi yang lama, kayaknya nanti kita lihat, kalau pakai Teknologi ini pasti costnya lebih murah, kuat, dan ringan, harga pasti lebih murah," ungkap Luhut.


Di dalam rapat pemanfaatan sumber energi alternatif dalam negeri di Gedung Nusantara III, Luhut mengatakan bahwa Indonesia bisa menjadi pemain besar dalam produksi baterai.

"Jadi kita ini menjadi pemain utama lithium baterai karena punya cadangan nikel terbesar di sektor ini kita pemain besar, Jadi kadang-kadang kita gak tau kita pemain besar, kita asik berkelahi sendiri aja," pungkasnya.



Tonton juga ' Kementerian ESDM Dorong Implementasi Kendaraan Listrik di RI ':

[Gambas:Video 20detik]

Punya Pabrik Baterai, Indonesia Lebih Mudah Bikin Mobil Listrik
(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed