Kamis, 06 Des 2018 12:22 WIB

Mazda Masih Ogah Bikin Mobil Listrik

Rizki Pratama - detikOto
Logo Mazda. Foto: Ari Saputra Logo Mazda. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Hampir semua produsen mobil sedang mengembangkan dan memproduksi mobil bertenaga listrik guna mengurangi tingkat emisi. Tidak dapat disangkal bahwa secara umum mobil listrik adalah solusi yang jauh lebih bersih untuk lingkungan daripada kendaraan bermesin pembakaran.

Teori tersebut sebenarnya sangat tergantung pada cara menghasilkan energi listrik yang bervariasi di berbagai wilayah dunia. Dari hal tersebut, Mazda percaya mesin pembakaran internal masih lebih masuk akal dalam hal emisi CO2 daripada mobil eletrik.


Chief Executive Officer Powertrain Development Mazda, Ichiro Hirose mengatakan kepada CarAdvice di Los Angeles Auto Show perusahaan mereka akan berkomitmen pada mesin bensin dan Internal Combustion Egine (ICE) akan terus menjadi fokus utamanya.

"Setiap wilayah dan pasar memiliki metode pembangkitan listrik yang berbeda. Jadi kita harus melihat bagaimana listrik dihasilkan di setiap daerah. Di beberapa daerah itu mungkin bersih, jadi Electric Vehicle cocok. Tetapi di wilayah lain, karena metode pembangkit listrik yang digunakan mesin ICE mungkin memiliki lebih baik dalam hal emisi. Ketika kita berpikir tentang tujuan pengurangan CO2, saya pikir masih ada lebih banyak wilayah yang lebih cocok menggunakan ICE, jadi saya pikir untuk saat ini kita harus tetap fokus pada ICE. " terang Hirose.

Hirose percaya bahwa unit-unit gas modern masih bisa mendapatkan banyak perbaikan yang dapat membuatnya hingga 30 persen lebih efisien daripada sekarang. Bahkan diesels masih akan tetap digunakan. Pembuat mobil Jepang percaya bahwa mesin pembakaran memiliki masa depan dan secara aktif bekerja pada teknologi canggih untuk membuatnya lebih baik dan lebih efisien.


"Sebenarnya untuk mesin diesel, kami juga terus bekerja untuk mencapai mesin diesel yang ideal. Khususnya belakangan ini, SUV cukup populer - itu berarti kendaraan lebih besar dan lebih berat, untuk jenis kendaraan, dalam hal mengurangi CO2, mesin diesel masih memiliki keuntungan. Tidak ada rencana untuk menghentikan diesel," tambah Hirose.

Mazda tidak hanya berkomitmen pada mesin bensin dan diesel tradisional karena baru-baru ini diumumkan bahwa pabrikan membawa kembali mengusung rotary engine. Mesin ini tidak akan ditanamkan pada coupe dua pintu yang seksi tetapi ke dalam mobil range-extender.



Tonton juga ' Intip Mazda All New MX-5 yang Semakin Bertenaga ':

[Gambas:Video 20detik]

Mazda Masih Ogah Bikin Mobil Listrik
(rip/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed