Kamis, 15 Nov 2018 10:31 WIB

Ini Bukti Bahayanya Ban Botak, Ngerem Jadi Lebih Jauh

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Uji ngerem ban botak. Foto: Bridgestone Uji ngerem ban botak. Foto: Bridgestone
Karawang - Ban merupakan salah satu peranti penting dalam kendaraan. Hanya ban-lah bagian kendaraan yang bisa menyentuh aspal. Untuk mobil sebagai satu-satunya titik kontak antara kendaraan dengan jalan raya, bagian ban yang menyentuh permukaan jalan hanyalah sebesar telapak tangan.

Jadi bayangkan jika bagian yang menyentuh aspal itu tidak memiliki kembangan yang sempurna alias botak. Mobil dijamin bakal mudah tergelincir.



Dalam demonstrasi beda ban botak dan ban yang masih baru di Proving Ground Bridgestone, jarak pengereman antara ban botak dan ban baru terpaut cukup jauh.

Percobaan pertama menggunakan ban Potenza baru dan mobil sedan, mobil bisa mengerem dan berhenti sempurna di jarak 31 meter, titik mobil berhenti ditandai dengan tumpukan box atau dus.



Percobaan kedua menggunakan ban botak alhasil mobil lebih sulit direm, jarak pengereman menjadi lebih jauh 38 meter sehingga menabrak tumpukan kardus.

"Waduh, bagaimana kalau menabrak orang ya," ujar seorang peserta Vehicle Safety course di Proving Ground Bridgestone, Karawang, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018).

Jarak yang berbeda 7 meter itu akan menentukan nasib atau hidup seseorang. Bayangkan kalau bukan kardus yang ditabrak tapi orang. (ddn/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com