Jumat, 02 Nov 2018 19:07 WIB

Daihatsu Ajak Orang RI Beli Mobil Sebelum Harganya Naik

Dina Rayanti - detikOto
Daihatsu Sirion. Foto: Ruly Kurniawan Daihatsu Sirion. Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus bertahan dalam beberapa bulan terakhir lambat laun turut mempengaruhi harga jual mobil.

Pada periode Januari hingga 31 Oktober 2018, rupiah berada di level Rp 13.500 dan merangkak menjadi Rp 15.200.


Kondisi tersebut berdampak pada biaya produksi dalam industri otomotif karena sebagian material produksi masih menggunakan nilai tukar dolar AS sebagai acuan.

Memang tidak semua produsen mobil langsung reaktif terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ada yang memilih untuk menahan harga dalam sementara waktu seperti Daihatsu.

Di tengah melemahnya rupiah, Daihatsu tidak serta merta menaikan harga jualnya karena tidak ingin membuat permintaan turun drastis.


Namun kondisi rupiah dianggap Daihatsu sulit untuk kembali ke posisi ke awal. Oleh karena itu, produsen asal Jepang ini dalam waktu dekat bakal melakukan penyesuaian harga. Dengan kata lain, Daihatsu akan menaikkan harga jual mobilnya di Indonesia.

"Inilah saat yang tepat bagi masyarakat Indonesia untuk membeli mobil Daihatsu dengan harga yang lebih menguntungkan. Karena harga mobil Daihatsu akan segera naik," tutur Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra dalam siaran pers yang diterima detikOto, Jumat (2/11/2018). (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed