Kamis, 25 Okt 2018 15:47 WIB

Belum Euro4, Esemka Tak Bisa Dijual

Dina Rayanti - detikOto
Mobil pikap diparkir di pabrik Esemka Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto Mobil pikap diparkir di pabrik Esemka Boyolali. Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta - Setiap kendaraan berbahan bakar bensin yang diproduksi di Indonesia mulai Oktober 2018 harus memenuhi standar emisi Euro4. Kalau mobil yang belum memenuhi standar emisi Euro4, mobil harus diuji ulang emisinya hingga lulus.

Misalnya saja Esemka. Esemka dikabarkan telah lulus Uji Tipe termasuk uji emisi di dalamnya sehingga bisa masuk dapur produksi.


Tetapi saat melakukan Uji Tipe, belum ada aturan terkait standar Emisi Euro4. Saat itu emisi Euro2 yang masih berlaku.

"Kendaraan tersebut mesti diuji Euro4 untuk bisa diproduksi dan dijual," ungkap Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kementerian Perhubungan Dewanto Purnacandra saat dihubungi detikOto, Kamis (25/10/2018).

Sebagai informasi, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika beberapa waktu lalu menyebut delapan mobil Esemka sudah mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT). SUT itu didapat usai mobil dinyatakan lulus uji.


Namun seiring dengan aturan standar emisi Euro4, maka Esemka diharuskan diuji ulang. Putu mengatakan ada enam mobil Esemka yang belum lolos uji emisi. Enam mobil tersebut antara lain pick up Bima 1.0, 1.3, 1.3L, 1.8D (diesel), Double Cabin Digdaya 2.0, dan Minivan Borneo 2.7D.

"Karena kalau ke depannya masih akan direncanakan dijual mesti memenuhi standar Euro4," tutur Dewanto.




Tonton juga 'Jokowi Buka-bukaan Soal Nasib Mobil Esemka':

[Gambas:Video 20detik]

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com