Rata-rata Pemilik LCGC Belum Paham Spek Mobilnya

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 19 Okt 2018 12:22 WIB
Toyota Agya. Foto: M. Luthfi Andika
Jakarta - Mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) masih mampu menggoda sebagian masyarakat di Indonesia untuk membelinya. Harganya yang murah ditambah dan memiliki kemampuan untuk mengangkut barang laiknya mobil MPV menjadi daya tarik tersendiri bagi mobil LCGC.

Meski begitu, mobil juga tak jarang mendapat keluhan. Tetapi keluhan itu kebanyakan datang dari mereka yang tidak tahu soal spesifikasi LCGC dengan baik.


"Kalau yang masuk di sini LCGC memang belum banyak keluhan, cuma rata-rata pemilik belum paham speknya," ungkap Wandi supervisor bengkel Ban Oli Service (BOS) cabang Jatimurni, Pondok Melati, Bekasi.

Salah satu keluhan yang pernah ditumpahkan pada bengkelnya adalah suara mesin yang gelitik. Hal tersebut disebabkan karena kurang tepatnya penggunaan oli dan bahan bakar.

"Contohnya oli, LCGC kan dia membutuhkan oli yang lebih encer kan, otomatis kalau oli yang lebih encer merupakan oli yang bagus-bagus, biasa kita kasih rekomendasi nggak hanya 0W - 20, tapi masih bisa juga 5W- 30," tutur Wandi.


"Yang pasti kalau untuk mobil-mobil pakai oli yang kapasitas tinggi seperti 20W - 50 kan masih kategori mineral, oli mineral kurang baik, banyak ampasnya, udah pasti efeknya ke mesin banyak lah," ungkapnya. (dry/rgr)