Jumat, 12 Okt 2018 15:18 WIB

10 Tahun Vakum, Kejurnas Offroad Kembali Bergulir

Rizki Pratama - detikOto
Kejurnas Indonesia Offroad Federation. Foto: Rizki Pratama Kejurnas Indonesia Offroad Federation. Foto: Rizki Pratama
Bogor - Setelah 10 tahun vakum, Indonesian Offroad Federation (IOF) kembali menggelar Kejuaraan Nasional terbuka 2018. Pada kesempatan kali ini para peserta akan adu skill offroad di Sirkuit Alam AA87C Sentul, Bogor (12/10/2018).

Kejuaran Nasional ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12 Oktober hingga 14 Oktober 2018. "Kejuaraan ini diikuti oleh kurang lebih 20 Pengda dari 34 Provinsi. Kami berharap teman-teman dapat memupuk rasa persaudaraan dan memberikan kontribusi positif pada masyarakat Indonesia pada umumnya," ujar Ketua Umum Pengcab Bogor dan Penanggung Jawab Kejuaraan Nasional IOF 2018, Untung Purwadi usai memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.



Kejuaraan Nasional diikuti oleh 135 mobil yang dibagi ke dalam dua kelas, pertama Racing Adventure dan kedua adalah Racing Umum Terbuka. Kejuaraan Nasional Racing Adventure non winch terbagi ke dalam 5 kelas di antaranya, kelas 1-1000 cc bensin/diesel standar, 1-1000 cc bensin/diesel full modifikasi, 1-2000 cc bensin/diesel, 1-4800 cc bensin/diesel, dan FFA Turbocharged. Melalui kelas racing umum terbuka Untung berharap akan lahir Offroader muda Nasional yang membanggakan. "Harapannya akan lahir offroader muda sejati yang cinta tanah air, punya jiwa bela negara yang tinggi dan tetap memegang teguh persatuan dan kesatuan," tambah untung.

Para peserta Kejuaran Nasional IOF 2018 akan memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya dimenangkan oleh Pengda Kalimantan Selatan pada tahun 2008. Pemenang dari setiap kelas akan mendapatkan tropi dan uang pembinaan.



"Hadiahnya piala bergilir dari IOF dan tiap kelas ada tropi dan uang pembinaan. Untuk hadiah hiburan ada hadiah satu buah mobil dan motor," tambah Untung.

Selain kompetisi offroad, IOF juga melakukan penanaman pohon sebagai dukungan terhadap program Go Green.

"Saya harap dari sekarang setiap tahunnya akan rutin mengadakan kejurnas, beberapa tahun ini tidak diselenggarakam karena ada berbagai masalah terutama sulitnya mendapatkan lahan," ujar Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas IOF 2018, Anton Yuniarto. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed