Kamis, 11 Okt 2018 15:07 WIB

Supaya Mesin Awet, Isi dengan BBM Oktan Tinggi

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pengisian bahan bakar minyak (BBM) memang sebaiknya mengikuti aturan pabrikan. Hal itu juga dilakukan demi merawat mesin sehingga umurnya bisa lebih panjang.

Disebutkan Practical Motoring, para produsen mobil sudah mendesain mobilnya sedemikian rupa dengan memberikan rekomendasi kadar oktan minimum agar mobil bisa awet dan tidak rewel. Namun tidak ada salahnya juga untuk mengisi bensin dengan kadar oktan melebihi dari standar yang diberikan.


Contohnya kalau saran pabrikan hanya dengan menggunakan Pertamax saja cukup, tidak ada salahnya kalau kantong sedang tebal mengisi Pertamax Turbo pada kendaraan Anda. Itu masih bisa diterima.

Yang sangat tidak disarankan adalah mengisi BBM dengan kadar oktan lebih rendah. Otolovers biasa menggunakan Pertamax sebaiknya tidak coba-coba menggunakan Pertalite atau bahkan Premium.

Mesin dapat berpotensi rusak kalau diisi dengan BBM dengan oktan lebih rendah. Beruntungnya mobil-mobil zaman sekarang sudah dibekali mesin yang bisa beradaptasi. Kalau Otolovers memang menginginkan efisiensi BBM sesuai dengan hasil tes pabrikan maka harus pula mengikuti rekomendasi yang diberikan.


Memang tidak ada yang melarang pemilik mobil untuk mengisi bahan bakar mobilnya dengan BBM jenis apa. Rekomendasi tersebut hanya diberikan pabrikan agar performa mesin bisa maksimal.

Peralihan BBM dari oktan lebih tinggi ke rendah biasanya terjadi ketika harga BBM sedang naik. Hal itu dilakukan para pengendara untuk menghemat pengeluaran. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed