Seberapa Laris Mobil LCGC di Bawah Rp 100 Juta?

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 26 Sep 2018 15:05 WIB
Daihatsu Ayla. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Saat pertama kali diluncurkan, program Low Cost Green Car (LCGC) memang bertujuan untuk membuat mobil-mobil murah dengan kisaran harga Rp 90-100 jutaan.

Tapi itu tahun 2013 ya Otolovers. Lima tahun berselang karena banyak faktor termasuk kondisi ekonomi Indonesia maka harga mobil LCGC pun beranjak naik.

Kalau semula masih mudah kita menemukan LCGC di kisaran Rp 100 jutaan, saat ini rata-rata mobil murah itu dibanderol Rp 130-140 jutaan. Bahkan hampir ada yang menyamai harga LMPV yang berada di kisaran Rp 190 jutaan.


Meski begitu, masih ada kok mobil LCGC dengan harga yang murah. Mobil itu adalah Daihatsu Ayla 1.0 D M/T. Melansir situs resmi Daihatsu Indonesia harga Ayla termurah ini Rp 94,55 juta. Harganya yang murah tak menjamin mobil itu laris manis.

Mengutip data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dibanding LCGC mahal yang harganya tembus Rp 150 juta, Ayla termurah ini tak seberapa laris. Selama delapan bulan tahun 2018, hanya 40 unit mobil tipe ini terjual.

Sebagai perbandingan Daihatsu juga memiliki LCGC dengan harga tembus Rp 150 juta yakni Sigra R AT. Dalam periode yang sama mobil itu bisa terjual sebayak 2.562 unit.

Harganya yang lebih murah tentu Daihatsu Ayla 1.0 D M/T ini minim fitur. Mobil dilengkapi dengan Body Color Bumper, Material Color Outer Door Handle, Material Color Manual Outer Mirror, Steel Wheel berukuran 13 inchi.


Bagian dalamnya tersemat Fabric Seat Material, Board Door Trim, Molded Head Lining, Dark Instrument Panel, Sun Visor, dan garnish pada pilar B.

Untuk keamanannya, Daihatsu melengkapi Ayla dengan Seat belt di baris pertama dan kedua, Side Impact Beam, dan Head Rest buat penumpang belakang.

Pilih mana nih Otolovers, LCGC mahal atau murah? (dry/lth)