Jumat, 14 Sep 2018 18:41 WIB

Manusia Pertama yang Mengemudi Mobil adalah Wanita

Rizki Pratama - detikOto
Mercedes-Benz Foto: Pool (Autoevolution) Mercedes-Benz Foto: Pool (Autoevolution)
Jakarta - Pada akhir Agustus lalu Mercedes-Benz mengenang kembali perjalanan jarak jauh mobil pertama sepanjang sejarah. Hal itu dilakukan dari waktu ke waktu sebagai cara untuk mengingat Bertha Benz, istri Karl Benz, penemu resmi mobil, yang berkendara 106 km (66 mil) dari Mannheim ke Pforzheim.



Pada tahun 1888, Bertha Benz menjadi pengemudi pertama di dunia dengan mengendarai mobil Benz Patent-Motorwagen Model III. Perjalanan itu sendiri spektakuler karena beberapa alasan. Pertama karena tempatnya, kemudian karena banyaknya kendala yang harus diatasi untuk mewujudkannya. Akhirnya melalui peristiwa tersebut penemuan Benz bisa dinimkati dan digunakan di saat ini.

Bertha Benz, lahir di Ringer pada tahun 1849, berasal dari kalangan atas pada saat itu. Dia tertarik pada aspek-aspek teknis kehidupan, tetapi karena dia seorang wanita, pada saat itu ditolak untuk mendapatkan akses ke pendidikan tinggi untuk mengejar minatnya.



Konon katanya Bertha Benz memutuskan sejak usia dini untuk membuktikan kepada dunia bahwa wanita juga mampu melakukan hal-hal hebat. Meskipun dia tidak mendapatkan akses untuk memperoleh ilmu pengetahuan melalui kekayaannya dia menjadi investor.

Bertha bertemu Karl Benz pada tahun 1869 di jalan dalam pelatihan wisata. Ketika dia sudah mengerjakan penemuannya, Benz memberi tahu Bertha dan ibunya semua tentang kereta tanpa kuda yang dia impikan.

Dua tahun kemudian, Benz didirikan bersama dengan mitra August Ritter the Mechanical Engineering Workshop, sebuah perusahaan di Mannheim yang bertujuan mewujudkan visinya menjadi kenyataan. Tetapi kemitraan dengan Ritter dimulai dengan awal yang salah sehingga bisnis di antara mereka pun gagal.



Untungnya Bertha berasal dari keluarga kaya, jadi dia masuk dan membeli Ritter atas nama pria yang pada tahun 1972 menjadi suaminya. Bertha dengan uangnya membiayai pengembangan Benz Patent-Motorwagen, yang selesai pada 1885.

Satu tahun setelah dibuat, mobil tersebut diperkenalkan di Ringstrasse di Mannheim. Versi pertama dari Benz Patent-Motorwagen adalah mobil tiga roda dengan mesin di belakang yang terbuat dari pipa baja dengan panel kayu. Mobil ini menggunakan mesin satu-silinder 954 cc satu silinder yang dengan kurang dari satu tenaga kuda. Ya, satu. Model berikutnya, 2 dan 3 mendapat dorongan daya dengan penambahan 1,5 hp menjadi dua tenaga kuda penuh.

Pengemudi pertama di dunia itu wanitaPengemudi pertama di dunia itu wanita Foto: Pool (Autoevolution)


Meskipun orang tertarik pada kendaraan yang dibangun oleh Benz, pembelintya sangatlah sedikit. Model 1 dihargai setara dengan $ 4,000 dalam bentuk tunai dengan kondisin ekonomi saat ini. Para pembeli saat itu umumnya menggunakan kendaran tersebut untuk perjalanan singkat daripada yang yang mampu ditempuh mobil Benz. Oleh karena itu Bertha memutuskan untuk membuat publisitas untuk membantu orang-orang memahami kereta tanpa kuda dapat melakukan perjalanan lebih jauh dari itu.

Menurut cerita resmi yang disampaikan oleh Mercedes-Benz, Bertha bersama dengan putranya Richard dan Eugen mengendarai Model 3 tanpa sepengetahuan suaminya. Perjalanan tersebut menjadi pembuka mata dunia terhadap penemuan Benz yang sampai saat ini bisa dinikmati.

Perjalanan itu dimulai rumah mereka di Mannheim menuju Pforzheim, sebuah kota tempat dimana ibu Bertha tinggal.

Karena tidak ada jalan yang cocok untuk mobil pada saat itu, Bertha harus menggunakan jalur yang dibuat di jalan oleh gerobak. Dalam perjalanan tersebut terkadang dia dan putra-putranya harus mendorong kendaraan ke atas bukit karena mesin itu tidak mampu kuat untuk melewatinya dengan beban dari penumpangnya.

Pengemudi pertama di dunia wanitaPengemudi pertama di dunia wanita Foto: Pool (Autoevolution)


Mobil itu menggunakan bahan bakar minyak yang disebut ligroin. Saat akan melakukan perjalanan mereka hanya memiliki 4,5 yang tidak memadai untuk perjalanan tersebut. Untuk mendapatkan bahan bakar mereka harus berhenti di sepanjang jalan dan membeli ligroin dari apotek.

Meskipun bertekad untuk membuktikan penemuan besar itu, Bertha dihadapkan dengan beberapa tantangan mekanis. Dalam perjalanan bersejarah tersebut mobil ini mengalami kendala pada saluran bahan bakar yang terseumbat, rantai mobil rusak dan bantalan rem yang terbuat dari kayu patah. Selain itu air yang digunakan sebagai pendingin mesin dengan cepat menguap.

Mengatasi hal tersebut Bertha menggunakan pin topinya untuk membuka saluran bahan bakar, mengunjungi pandai besi untuk memperbaiki rantai, meminta bantuan tukang sepatu untuk mengganti kayu dengan kulit sebagai bantalan rem, dan menjaga air pendingin tetap mengalir setiap saat.

Setelah melewati berbagai kendala yang berhasil mereka atasi, ketiganya berhasil tiba di tempat tujuan dan kembali beberapa hari kemudian. Mercedes-Benz mengatakan bahwa di sepanjang jalan "Beberapa orang bersujud di jalan dan berdoa karena takut monster merokok ini sebagai pertanda Penghakiman Terakhir, sedangkan ada juga yang meminta untuk mencoba kendaraan ini."

Kebenaran mengenai kisah tersebut tidak bisa dipastikan kebenarannya. Pencapaian mobil ini dari sudut pandang keuangan tidak terlalu bagus. Selama lima tahun ke depan, Benz hanya mampu membangun 25 unti Patent-Motorwagen.

Tapi ada hikmah yang bagus dalam perjalanan panjang Bertha Dia berhasil menemukan masalah dan memberi solusi dan perbaikan untuk masalah yang ada pada mobil itu. Mobil ini terus menjadi menjadi lebih baik sampai akhirnya berhasil membuat dunia semakin mengenal penemuan mereka.

Atas andilnya tersebut dalam perkembangan dunia otomotif, nama Bertha diabadikan pada tahun 2016 di Automotive Hall of Fame. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed