Selasa, 14 Agu 2018 07:10 WIB

BMW: Indonesia Cocoknya Pakai Mobil Plug-in Hybrid

M Luthfi Andika - detikOto
BMW i8 Roadster Foto: Ari Saputra BMW i8 Roadster Foto: Ari Saputra
Tangerang -

[Gambas:Video 20detik]



Kendaraan ramah lingkungan saat ini pilihannya beragam mulai dari hybrid, plug-in hybrid, listrik, atau pakai hidrogen. BMW menilai kendaraan ramah lingkungan yang paling cocok untuk Indonesia ialah mobil tipe plug-in hybrid. Apa alasannya nih?


Mobil plug in hybrid diperkuat oleh tenaga motor listrik dan mesin bensin atau diesel. Namun baterai yang menyuplai tenaga motor listrik juga bisa dicas menggunakan charger atau colokan listrik di rumah. Jadi kalau baterai motor listriknya sudah habis, mobil masih bisa melaju dengan mesin konvensional.

"Kalau untuk Indonesia memang plug-in hybrid paling ideal. Karena itu lebih ke arah peace of mind (pengendara akan lebih tenang saat berkendara-Red)," ujar Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, di arena GIIAS 2018 pekan lalu.

Pendapat BMW ini jelas bukan tanpa alasan, karena memang saat ini Indonesia belum memiliki infrastruktur yang baik untuk kendaraan listrik.



"Karena kan kalau 100 persen listrik, pada saat tidak ditemukan charging listrik jadi kita nggak tenang sendiri. Padahal sebetulnya masih bisa tetap digunakan. Tapi untuk memulai sesuatu yang baru seperti kendaraan listrik, membutuhkan peace of mind (ketenangan saat berkendara-Red)," kata Jodie.

BMW Indonesia memperkenalkan sport car masa depan mereka BMW i8 roadster di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Mobil dibanderol Rp 3.969.000.000 di luar pajak.



Memiliki kocek yang tidak murah, sudah tentu BMW akan menawarkan ketangguhan yang luar biasa, yang akan memenuhi berbagai aspek kebutuhan berkendara pencinta otomotif kelas atas.

Sebut saja seperti teknologi BMW eDrive terbaru yang berikan pengalaman berkesan dalam penggunaan kendaraan listrik. Baterai lithium-ion yang terletak di bagian tengah kendaraan sehingga menambah kedinamisan kendaraan.



Kapasitas gross energi naik dari 7,1 menjadi 11,6 kWh (net: 9,4 kWh). Artinya motor listrik miliki lebih banyak energi untuk digunakan. Konfigurasi sel baterai tingkatkan 9 kW/12 hp pada output puncak menjadi 105 kW/143 hp, sehingga memungkinkan akselerasi yang dinamis saat menggunakan tenaga listrik murni.

BMW i8 Roadster menjadi yang pertama dapat digerakkan dengan listrik murni-dari posisi diam hingga kecepatan 105 km/jam, naik dari 70 km/jam dari BMW i8. Mesin pembakaran hanya akan digunakan pada kecepatan tinggi. Dengan menekan tombol eDrive memungkinkan kendaraan berakselerasi hingga 120 km/jam dengan hanya menggunakan tenaga listrik saja, dan dengan jarak tempuh hingga 53 km.

[Gambas:Video 20detik]

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed