Senin, 30 Jul 2018 10:07 WIB

Harga Beda Tipis Bikin Orang Beralih dari Mirage ke Xpander

Dina Rayanti - detikOto
Mitsubishi Mirage. Foto: Mitsubishi Mitsubishi Mirage. Foto: Mitsubishi
Jakarta - Mobil-mobil yang berada di luar segmen MPV memang kurang diminati di Indonesia. Hanya sedikit saja kalangan yang masih mau membeli mobil tersebut. Hal itu tentu berdampak pada turunnya penjualan.

Salah satu model yang terdampak adalah Mitsubishi Mirage. Misalnya saja dalam data distribusi wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tiga bulan terakhir saja tidak mengirimkan mobilnya ke diler-diler.

Rupanya salah satu faktor yang membuat Mirage semakin ditinggalkan adalah harga jualnya mirip-mirip dengan MPV terbaru Mitsubishi Xpander.



"Coba lihat di data Gaikindo city car segmen A itu decrease (penurunan)-nya cukup tinggi, hanya terbantu karena adanya Suzuki Ignis tapi dari varian-varian lain itu turun," tutur Head of Sales and Marketing PT MMKSI, Imam Choeru Cahya di Bekasi.

"Secara umum city car segmen A turun dan kita juga mempertimbangkan mempelajari ada gap harga sedikit dengan Xpander, pasti pertimbangan makanya gitu," lanjut Imam.



Mengutip situs resmi Mitsubishi, harga Mirage dan Xpander varian termurah hanya terpaut sekitar Rp 20 jutaan. Mirage dibanderol Rp 173 juta sementara Xpander tipe terendah dijual dengan harga Rp 197,1 juta.

Harga yang tidak terlampau jauh membuat orang mulai beralih. Apalagi Xpander bisa memuat lebih banyak penumpang dan barang ketimbang Mirage dengan ukuran mungilnya. (dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed