Sabtu, 07 Jul 2018 14:49 WIB

Mengupas Toyota Fortuner di Coaching Clinic detikOto

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Dadan Kuswaraharja Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - detikOto kembali menggelar Coaching Clinic. Kesempatan kali ini, coaching clinic dilakukan dengan mengupas tuntas soal SUV andalan Toyota, yaitu Toyota Fortuner.

Acara coaching clinic ini diadakan di Kaffeine, SCBD, Jakarta. Coaching clinic bakal membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui lebih lanjut soal Toyota Fortuner.



Coaching Clinic detikOto yang bakal membahas Toyota Fortuner ini menghadirkan PR Manager PT Toyota Astra Motor Rouli H Sijabat, public figure Dion Wiyoko, dan Achmad Reza dari detikOto. Pastinya, bakal banyak kegiatan seru di Coaching Clinic kali ini dan banyak juga hadiah yang sudah disiapkan.

"Acara ini memang sudah reguler dilakukan bareng detikOto. Dan tahun ini membahas soal Fortuner. Tujuan kami adalah mengapresiasi pasar. Terutama di segmen SUV yang sebenarnya dalam 15 tahun terakhir ini meningkat terus," kata Rouli di lokasi acara, Minggu (11/6/2017).

Menurut Rouli, Fortuner turut memegang peran penting dalam mengembangkan pasar di segmennya. Buktinya, kata Rouli, penjualannya selalu meningkat.

Toyota All New Fortuner. Toyota All New Fortuner. Foto: Rangga Rahadiansyah


"Tahun 2005 sampai 2010 itu penjualan per tahun di bawah 10.000-an. Tahun 2011 sampai 2015 itu 10 ribu sampai 20 ribu. Tahun 2016 masuk ke angka di atas 20 ribu. Jadi menunjukkan animo pasar yang bagus karena bertambah terus," kata Rouli.

Mengenai Toyota Fortuner, Achmad Reza dari detikOto mengungkapkan, mobil ini memiliki nilai keunggulan dari segi eksterior dan interiornya. Dari eksterior, kata Reza, mobil ini memiliki desain futuristik.



"Dari eksterior mengesampingkan kesan bongsor pada model terdahulu. Dan yang paling beda dari kompetitornya adalah dari segi interior yang terkesan mewah dan lebih detail," ucap Reza di kesempatan yang sama.

Mesin mobil ini punya mode berkendara Power Mode dan Eco Mode. Jadi, pengendaranya bisa memilih pengalaman berkendara, mau nyantai di perkotaan pakai Eco Mode yang lebih irit bahan bakar, atau mau merasakan sensasi ngebut bersama SUV ini, bisa memilih Power Mode.

"Suspensi memang agak keras, tapi itu menjadi nilai lebih saat kita berakselerasi jadi tidak gampang goyang atau saat kita bermanuver jadi lebih stabil," ucap Reza.
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Blak-blakan
×
Basarnas: SDM dan Alat Terbatas
Basarnas: SDM dan Alat Terbatas Selengkapnya