Jumat, 06 Jul 2018 16:08 WIB

Melihat Sepak Terjang Merek Mobil Pendatang Baru dari China

Dina Rayanti - detikOto
Mobil SUV Sokon Glory (Foto: Ruly Kurniawan) Mobil SUV Sokon Glory (Foto: Ruly Kurniawan)
Jakarta - Mobil merek China cukup agresif menyerbu pasar Indonesia dengan produk barunya. Dua merek terbilang baru yakni Wuling dan juga DFSK. Wuling fokus menghadirkan mobil penumpang sementara DFSK, selain memproduksi mobil penumpang juga ada kendaraan niaga seperti pikap.

Kedua merek itu tampak serius untuk bisa bersaing dengan mobil merek Jepang di Tanah Air. Buktinya mereka menawarkan harga jual lebih murah dari pada kompetitornya itu. Namun apakah strategi harga murah itu berhasil?



Jika mengacu pada data wholesales (dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bulan Mei misalnya, DFSK tak mengirim sama sekali mobilnya ke diler untuk model pick-up. Sedangkan SUV Glory 580 yang disebut-sebut menjadi penantang Honda CR-V bulan Mei hanya 4 unit saja.

[Gambas:Video 20detik]



Namun kalau melihat angka penjualan ritel (dari diler ke konsumen) pada bulan Mei DFSK secara total mengirimkan 36 unit mobilnya. Tapi data tersebut tidak merinci mobil jenis apa saja yang dikirim ke konsumennya.



Masih dari data penjualan ritel, Wuling masih sedikit beruntung daripada DFSK. Wuling yang memulai debutnya pada tahun 2017 bisa mengirimkan 1.348 unitnya ke konsumen.

[Gambas:Video 20detik]



Tentu angka tersebut belum ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan produsen Jepang yang sudah terlebih dulu mengisi pasar Indonesia seperti Toyota, Daihatsu, Suzuki, dan lainnya.

Nah kalau Otolovers sendiri bagaimana, masih memakai mobil Jepang atau sudah beralih ke mobil China? (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed