Senin, 02 Jul 2018 16:41 WIB

Ingin Coba Sensasi Naik Panser? Rusia Punya Taksi Lapis Baja

Akfa Nasrulhak - detikOto
Taksi Panser di Rusia. Foto: Ruptly Taksi Panser di Rusia. Foto: Ruptly
St. Petersburg - Tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia, punya hal yang menarik jika dilewatkan. Di sana, terdapat taksi dengan armada lapis baja.

Terdengar tidak lumrah, seperti diberitakan Ruptly, Rusia memiliki armada taksi dengan kendaraan anti-peluru. Kendaraan tempur ini bertipe BRDM APC (Combat Command and Reconnaissance Vehicle) telah ada sejak tahun 2014 lalu, sebagai taksi umum.



Kampanye permohonan lisensi tersebut amat panjang karena awalnya pemerintah kota menolak memberikan izin. Namun, akhirnya izin diberikan dengan catatan kondisi tertentu, termasuk mengubah pola kamuflase kendaraan menjadi sesuatu yang lebih sipil. Kendaraan berat perang ini harus dimodifikasi dan senjata mesin serbu juga dinonaktifkan.

Pemilik BRDM memilih warna merah yang biasa digunakan untuk kendaraan pemadam kebakaran berbeda dari warna taksi kuning standar. Taksi ini menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada di sekitar jalanan St. Petersburg beberapa waktu lalu.



Selain itu juga, karena beratnya, taksi BRDM dilarang memasuki jalan-jalan tertentu di pusat bersejarah St. Petersburg. Untuk bisa mencoba berjalan-jalan dengan taksi ini, otolovers harus bayar. Harganya sebesar 5 ribu rubel atau sekitar Rp 1,6 juta untuk sekali naik.

Kelebihan dari kendaraan perang Uni Soviet ini mampu menempuh dan melintasi medan berat serta mampu melewati jalanan air sungai.

Sejarahnya, BRDM-2 Combat Command dan Reconnaissance Vehicle diproduksi di Uni Soviet dari 1963 hingga 1989. Berbekal senapan mesin berat Vladimirov 14,5 mm dan senapan mesin tank Kalashnikov 7,62 mm, BRDM memiliki armor yang tidak mencukupi untuk pertempuran langsung. Kendaraan dikenal karena kemampuannya untuk berkendara di medan apa pun.

[Gambas:Youtube]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed