Senin, 11 Jun 2018 20:53 WIB

Langkah Trump Selamatkan Mobil Made in Amerika

M Luthfi Andika - detikOto
Donald Trump Foto: Dok. Getty Images Donald Trump Foto: Dok. Getty Images
Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kerap menjadi perhatian berkat mberbagai keputusan kontroversial yang dibuatnya. Kali ini Trump mulai menyerang produsen mobil asing di Amerika.



Seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (12/6/2018), Trump di mata Hyundai akan menerapkan tarif pajak yang lebih besar untuk produsen otomotif internasional yang memproduksi mobil di Amerika.

Hal ini langsung disampaikan Chief Operating Officer Hyundai Motor Amerika Serikat, Brian Smith, yang sudah menghadap Donald Trump di Gedung Putih.

Smith mengklaim Trump telah menunjukkan sedikit perhatian terhadap produsen mobil internasional, padahal mereka sudah membangun kendaraan di AS. Seperti halnya produsen otomotif global lainnya, Hyundai sudah memproduksi setengah dari mobil yang mereka jual di Amerika.



"Yang menakutkan adalah tampaknya ada banyak percakapan mengenai perusahaan berbasis impor. Bahkan tidak sadar bahwa sejumlah besar kendaraan yang diproduksi di Amerika dilakukan oleh perusahaan internasional," kata Smith.

"Seluruh percakapan tarif tidak ada. 'Ya, kami akan memproduksi di Amerika Serikat dan semuanya baik-baik saja'. Ini lebih berdampak kepada perusahaan internasional," tambahnya.



Setelah pertemuan antara Smith dan beberapa pelaku industri otomotif lainnya, Departemen Perdagangan Amerikan memulai penyelidikan untuk melihat apakah mobil impor merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS.

Laporan menyatakan bahwa pemerintah AS dapat memberikan tarif pajak sampai 25 persen untuk mobil impor.

Departemen Perdagangan mengklaim bahwa impor kendaraan penumpang telah tumbuh dari 32 persen menjadi 48 persen dalam 20 tahun terakhir. Selain itu, kini pekerja yang memproduksi kendaraan di Amerika 22 persen lebih sedikit dibandingkan pada 1990.



(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed