Sabtu, 09 Jun 2018 18:03 WIB

Naik Taksi Online Lebih Murah daripada Punya Mobil Sendiri?

Dina Rayanti - detikOto
Proses Uji KIR Taksi Online. Foto: Grandyos Zafna Proses Uji KIR Taksi Online. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Taksi online kini menjadi pilihan alternatif baru bagi warga di berbagai belahan dunia. Harga mobil yang semakin mahal dan kian tak terjangkau, membuat orang lebih nyaman untuk naik taksi online.

Di Amerika, misalnya, rata-rata kredit untuk mobil baru mencapai US Dolar 31.455 atau setara dengan Rp 437 jutaan. Meningkatnya angka kredit itu membuat warga AS mencari alternatif transportasi dengan harga lebih terjangkau.



Alternatif tersebut salah satunya adalah taksi online. Mereka tak perlu menyisihkan sebagian besar uangnya untuk BBM, servis mobil, dan juga asuransi. Hanya tinggal duduk manis dan disetiri kita bisa sampai di tempat tujuan. Walaupun tarif taksi online bisa saja meningkat saat jam-jam tertentu, namun tak sebesar biaya perawatan mobil.

Taksi online memang makin populer terutama di kota-kota besar. Dalam sebuah studi dilansir Carscoops, Sabtu (9/6/2018), menyatakan taksi online ini memiliki harga lebih terjangkau setidaknya di lima kota besar AS.

Kota New York merupakan kota termahal untuk seseorang membeli mobil. Rata-rata warga New York harus menyishikan US Dolar 218 yang kalau dirupiahkan sebesar Rp 3 jutaan per minggu untuk mengcover biaya BBM, servis, dan lainnya. Sementara kalau Otolovers tinggal di sana dan naik taksi online maka biaya lebih murah sekitar US Dolar 142 atau Rp 197 jutaan.



Hal serupa juga terjadi di kota Chicago, Los Angeles, dan Washington DC. Naik taksi online di sana hitungannya lebih murah daripada memiliki mobil sendiri. Belum lagi ditambah biaya parkir di sana yang cukup melambung tarifnya.

Nah kalau menurut Otolovers, kalau di Indonesia lebih murah naik taksi online atau punya mobil sendiri? (dry/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed