Rabu, 06 Jun 2018 13:58 WIB

Dolar Melambung Tinggi, Rolls-Royce: Matilah Kita

M Luthfi Andika - detikOto
Rolls-Royce Ghost di Singapura (Foto: Dadan Kuswaraharja) Rolls-Royce Ghost di Singapura (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Jakarta - Dolar yang melambung tinggi menjadi momok menakutkan bagi produsen mobil mewah di Indonesia. Tak terkecuali Rolls-Royce. Kian mahal dolar maka akan makin mendongrak harga mobil.

"Dolar melambung tinggi, matilah itu kita," ujar General Manager Rolls-Royce Motor Cars Jakarta, Donny S. Makalew, di Jakarta.

Namun meski dolar melambung tinggi dan terus menekan rupiah, Donny yakin konsumen Rolls-Royce bisa menyikapinya.



"Makanya orang Indonesia itu unik, mereka harus lihat terlebih dahulu, datang, lalu berpikir, menghitung, baru setelah itu dia putuskan (membeli atau tidak-Red). Apakah menjadi hambatan? So far sih enggak, karena konsumen itu punya planning financial masing-masing. Kalau dia membeli, berarti secara financial dia cukup," tambah Donny.


"Apakah mereka menunggu dolar turun terlebih dahulu? Kalau kondisi itu, sebenarnya mereka punya pegangan dolar masing-masing, namanya enterpreneur, business, mereka punya (tabungan Dollar)," tambahnya.

Donny pun yakin, bakal hadirnya Rolls-Royce Cullinan di Indonesia, bakal membuat konsumen mobil premium lainnya bakal pindah ke Rolls-Royce Cullinan.



"Ya mungkin orang-orang yang punya uang lebih, sekarang pakai Range Rover. Karena mereka paling bagus saat ini, ya mungkin orang-orang yang senang Range Rover bisa pergi Cullinan," tambahnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed