Selasa, 15 Mei 2018 14:53 WIB

Di Indonesia Sudah Ada yang Pakai Land Rover Anti-peluru

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Range Rover Sentinel, mobil antipeluru Land Rover. Foto: Land Rover Range Rover Sentinel, mobil antipeluru Land Rover. Foto: Land Rover
Jakarta - Produsen mobil asal Inggris, Land Rover, terkenal dengan mobilnya yang gagah. Tak ayal, beberapa kalangan ada yang menggunakan produknya sebagai mobil keamanan yang dilapisi pelindung anti-peluru alias Armored Car. Ternyata di Indonesia pun ada.

Di sampaikan Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Roland Staehler, ada Armored Car di Indonesia. Namun ia mengatakan tidak tahu persis siapa yang memesan Land Rover Armored Car di Indonesia.



"Saya tahu ada model Land Rover tahan peluru di negara ini. Karena itu sangat mungkin ada mobil seperti itu di negara ini," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

Ketidaktahuan Staehler itu karena konsumen yang memesan mobil Land Rover khusus itu, seperti di negara lain, biasanya langsung ke prinsipal Land Rover.

"Selama 10 tahun saya di sini memang belum ada deal. Tapi sangat sering Kedutaan (negara selain Indonesia) biasanya pesan mobil itu secara terpusat, jadi Kementerian Luar Negeri dan negara asal kedutaan yang melakukan pembelian," tuturnya.

Namun dirinya tetap yakin Indonesia punya beberapa model Land Rover yang telah dimodifikasi sedemikian rupa menjadi Armored Car. Tapi memang, lebih lanjut Staehler mengatakan, jumlahnya tidak sebanyak negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Rusia.



"Pasar untuk mobil ini di Indonesia tidak seperti di Rusia atau Amerika Latin atau Meksiko, Brasil, yang pasarnya lebih besar untuk mobil anti-peluru. Indonesia relatif kecil soal itu," lanjutnya.

Melihat situasi darurat di Indonesia saat ini karena adanya serangan bom dari kelompok teroris yang menimpa Surabaya dan Sidoarjo, Armored Car mungkin jadi salah satu kendaraan praktis untuk digunakan pihak yang menangani kondisi ini.

Mengingat kendaraan anti-peluru yang ada di Indonesia rata-rata berukuran besar seperti tank, yang kurang praktis digunakan dalam situasi gawat darurat seperti saat ini. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed