Senin, 14 Mei 2018 18:25 WIB

Ramai Aksi Teror, Masuk Akal kalau Jokowi Pakai Mobil Antipeluru

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Ilustrasi mobil antipeluru. Foto: Dok. International Armored Group Ilustrasi mobil antipeluru. Foto: Dok. International Armored Group
Jakarta - Indonesia sedang berduka, serangan bom dari kelompok teroris telah memakan korban jiwa di Surabaya dan Sidoarjo. Terhitung 5 kali ledakan bom dalam dua hari ini terjadi.

Di luar kasus bom di Surabaya, beberapa pabrikan mobil sudah punya mobil antibom alias armored car. Salah satunya adalah Land Rover.

"(Kalau) Presiden Anda (Joko Widodo) punya armored car yang saya pikir masuk akal," ujar Chief Operating Officer PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) selaku APM Jaguar dan Land Rover, Roland Staehler, kepada wartawan, di Jakarta, Senin (14/5/2018).



Di negara asalnya, Inggris, Land Rover sudah punya Armored Car, yang dibuat oleh divisi khusus dari Land Rover yakni Special Vehicle Operation (SVO). Mobil diberi nama Range Rover Sentinel.

"SVO ini adalah divisi di Land Rover yang secara khusus membuat kendaraan dengan permintaan khusus, baik dari model Autobiography, dan segala macamnya. Nama mobilnya sendiri Range Rover Sentinel ya," ujar Brand Director WAE, Jentri Izhar.

Mudahnya, Range Rover Sentinel merupakan produk dari model Land Rover yang dikustom untuk permintaan khusus terutama untuk mobil dengan teknologi keamanan sampai tidak bisa tembus peluru.



Namun untuk kisaran biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat Range Rover Sentinel, Jentri tidak dapat membeberkannya. Yang pasti lebih mahal dari model standar Range Rover.

"Untuk harga pasti di atas Range Rover standar ya, cuma detailnya berapa saya nggak bisa sebutkan, karena itu sangat tergantung dengan yang konsumen mau," katanya. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed