Jumat, 11 Mei 2018 16:31 WIB

Dolar Menguat, Berdampak Tidak Langsung untuk Isuzu

M Luthfi Andika - detikOto
Isuzu Traga. Foto: M luthfi Andika Isuzu Traga. Foto: M luthfi Andika
Bogor - Dolar semakin menekan rupiah. Isuzu mengakui meski hal ini bisa berdampak pada industri otomotif termasuk Isuzu, namun dampak ini tidak akan terasa langsung.

Setidaknya itu yang disampaikan, Beny Dwyanto selaku Product Marketing Dept Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

"Jadi dampaknya tidak secara langsung, kami malah terpengaruhnya sama yen. Karena transaksi ke Jepang pakai yen," ujar Beny.



"Tetapi beberapa suplier memang terpengaruh dengan harga dolar, tapi masih dalam toleransi. Kami sudah siapkan ke sana (saat dolar menguat menekan rupiah-Red)," tambah Beny.



Lalu bagaimana dengan investasi Isuzu di Indonesia?

"Investai besar, betul itu besar, tapi saya belum bisa jawab seberapa besarnya. Karena Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pasar komersil di Asia Tenggara. Investasi yang kami tambah, seperti kami butuh molding baru, tambah operator sekitar 100 orang, shift pekerja juga akan nambah (untuk bisa memproduksi Isuzu Traga-Red)," katanya. (lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed