Rabu, 09 Mei 2018 08:11 WIB

Cuti Bersama, Toyota Tidak Menggenjot Produksi Model Tertentu

M Luthfi Andika - detikOto
Pekerja memasang mesin mobil di Pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia Karawang, Jawa Barat, Senin (7/3/2016) Foto: Agung Phambudhy Pekerja memasang mesin mobil di Pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia Karawang, Jawa Barat, Senin (7/3/2016) Foto: Agung Phambudhy
Jakarta - Cuti bersama yang dianggap kelamaan dikeluhkan sebagian pengusaha. Banyak yang menilai hal ini akan menyebabkan ke proses produksi mobil. Namun Toyota sudah menyiapkan strategi mengenai cuti Lebaran ini, bahkan sebelum cuti bersama diumumkan, Toyota sudah menyiapkan langkahnya.

Jadi meski ada cuti bersama yang cukup lama, Toyota tidak menggenjot produksi beberapa model terbaru yang tengah hits saat ini seperti Rush misalnya.

"Kita model by model sudah ada perencanaan 3 bulanan, tidak ada kejutan (tidak ada model mana yang akan didahulukan saat produksi-Red)," kata Direktur Administrasi Corporate & External Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, kepada detikOto.

Kembali Bob memastikan, libur cuti bersama tidak akan mempengaruhi produksi Toyota. Jadi konsumen tidak perlu khawatir.

"Sama dengan yang ditetapkan pemerintah, tanggal 20 Juni 2018 kita sudah masuk (sudah kembali produksi-Red). Jadi kami 11 hari liburnya," ucap Bob.

Cuti bersama Lebaran 2018 mengacu pada SKB tiga menteri yang ditetapkan pada 18 April lalu. Penambahan cuti bersama diberikan dua hari sebelum Lebaran, yaitu 11 dan 12 Juni 2018, serta 1 hari setelah Lebaran, yaitu pada 20 Juni 2018. Total cuti bersama adalah tujuh hari, yaitu 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018. Jika ditotal dengan hari raya dan Minggu, jumlah libur Lebaran 10 hari.

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed