Laporan dari Spanyol

Mobil Listrik Bukan Hanya Soal Kurangi Emisi, tapi Harus Cantik

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Senin, 30 Apr 2018 10:55 WIB
BMW i8 Roadster. Foto: Istimewa
Palma de Mallorca - Mobil listrik selama ini modelnya dianggap aneh karena beberapa komponennya memaksa desainer mobil untuk tidak berbuat macam-macam dengan mobil.

Namun bagi produsen mobil BMW, mobil listrik tidak hanya semata-mata mengurangi emisi karbon dioksida. Di saat yang bersamaan, mobil juga harus cantik.



"Mobilitas listrik bukan hanya sesuatu hal rasional yang datang dari pemikiran 'kita harus melakukan sesuatu mengenai karbon dioksida dan lebih berkelanjutan'. Tapi juga harus dikombinasikan dengan emosi yang murni," ujar Kepala BMW i, sub brand BMW yang menangani penjualan mobil listrik i3 dan i8, Robert Irlinger seperti dilaporkan wartawan detikcom Dadan Kuswaraharja dari Palma de Mallorca, Spanyol, Senin (30/4/2018).

Hasilnya bisa terlihat di mobil i8 baik coupe maupun roadster yang baru dirilis BMW. Meski itu adalah sebuah mobil listrik tepatnya plug in hybrid, mobil tetap memiliki desain yang cantik dan bakal membuat orang meliriknya.

"Dengan roadster mobil menjadi lebih emosional, membuka kendaraan dan memproduksinya," ujar Irlinger.

BMW pertama kali merilis i8 Roadster di pameran mobil Los Angeles Auto Show pada bulan Desember 2017. Mobil akan dijual ke pasaran pada bulan Mei 2018.



Atap mobil bisa dibuka tutup dalam kecepatan maksimal 50 km per jam dalam 15 detik. Gabungan mesin bensin di roda belakang dan motor listrik BMW i8 di roda depannya menghasilkan tenaga sampai 374 daya kuda, kecepatan maksimum sampai 250 km per jam.

Konsumsi BBM pun cukup irit, 1,8 liter untuk 100 km, sedangkan listriknya 14 kWh per 100 km dengan emisi gas sebesar 42 gram CO2 per km.

Dalam mode listrik, mobil bisa melaju sampai 55 km, sementara konsumsi BBM-nya bisa mencapai 2 liter untuk 100 km, untuk berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya membutuhkan 4,4 detik saja. (ddn/rgr)