Harga mobil bisa saja meningkat kalau penguatan dolar itu berlaku terus menerus alias dalam jangka panjang. Namun kalau hanya terjadi sementara saja, tak bakalan memiliki pengaruh apa-apa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai dolar AS yang hampir menembus angka Rp 14.000 tanpa disadari sudah mulai memberikan dampak terhadap beberapa jenis usaha di Indonesia.
Beberapa sektor usaha sudah menyadari dampak depresiasi rupiah belakangan ini. Dampak yang dirasakan sektor usaha tersebut karena produk yang dijualnya atau bahan dasarnya berasal dari impor.
Sebab, jika nilai dolar tinggi maka rupiah yang dikeluarkan semakin banyak atau mahal, meskipun harga dalam satuan dolarnya tetap sama. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih