Selasa, 24 Apr 2018 07:05 WIB

Digempur Kompetitor, Toyota Mau Ikutan Permak Avanza?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Toyota Avanza. Foto: Dadan Kuswaraharja Toyota Avanza. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Segmen Low MPV saat ini semakin banyak pilihannya. Beberapa pabrikan otomotif menjajakan mobil di segmen itu. Avanza-Xenia jadi tak bermain sendirian karena konsumen ditawarkan beragam pilihan.

Pendatang baru seperti Mitsubishi Xpander malah bisa membawa pembaruan di segmen ini. Malah, mobil baru Mitsubishi itu sempat menyalip Avanza dalam daftar mobil terlaris di Indonesia selama dua bulan terakhir berdasarkan data penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).


Wakil Presiden Direktur Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengatakan Toyota Avanza masih diterima masyarakat saat ini. Penjualan retail (dari diler ke konsumen) Avanza, kata Henry, lebih tinggi dari penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler).

"Karena saya lihat total value Avanza masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Produknya, perawatan servis, kemudahan spararpart, resale value-nya. Angka retailnya 20.000 unit lebih untuk Januari-Maret. Maretnya udah 7.000 unit lebih. Jadi kita lihat cukup masih positif terhadap Avanza," kata Henry di arena IIMS 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Henry menanggapi soal kesalipnya Avanza oleh Xpander. Menurutnya, pihaknya sedang fokus menggenjot Rush untuk memenuhi permintaan yang membludak. Sebab, Avanza dan Rush diproduksi di satu pabrik oleh Daihatsu.


"Tapi melihat Maret karena demand cukup kuat, maret naik angkanya Avanza. Jadi kita lihat rasanya akan cukup kuat. Kita confident dengan Avanza," ucap Henry.

Pesaing baru Avanza tak cuma Xpander. Di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, Suzuki juga meluncurkan pembaruan total pada Ertiga. Hal itu tentunya akan menyerang Avanza juga. Menanggapi kehadiran Ertiga baru, Henry menjawab santai.

"Kalau masalah kompetitor atau banyak pemain baru kan bagus buat kompetisi. Bagus buat customer itu juga jadi feedback buat kita. Kedua kalau Toyota tidak reaktif lah. Tapi kita coba konsisten dengan strategi-strategi planning-planning kita yang sudah kita bangun. Harapan kita, kita masih confident dengan yang kita lakukan sesuai dengan konsumen," ujar Henry.


Dengan digempur sana-sini, kapan Avanza diperbarui? Henry menyebut pihaknya masih melakukan survei terhadap pasar dan mempelajari customernya.

"Kita juga punya plan dan strategi. Kita yang pasti memberikan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan lah. Cuma detailnya apa saya nggak bisa kasih komentar. Kalau udah ada hal yang pasti saya akan info," ucapnya. (rgr/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed