Senin, 16 Apr 2018 17:55 WIB

Toyota: Pasar Low MPV Lagi Stagnan

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Toyota Veloz (Foto: Dadan Kuswaraharja) Toyota Veloz (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Jakarta - Toyota menilai, segmen Low MPV masih stagnan kalau melihat angka penjualannya. Berdasarkan data Gaikindo, secara nasional pasar low MPV membukukan total penjualan 24.420 unit pada Maret lalu. Secara volume, angka ini cukup stagnan karena dalam 3 bulan pertama 2018 angkanya relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu di kisaran 24.000 unit/bulan.

Pada Maret 2018, MPV Toyota membukukan total wholesales 19.511 unit. Avanza masih menjadi kontributor terbesar Toyota dengan wholesales sebanyak 7.097 unit pada bulan Maret.



"Toyota berupaya untuk menyeimbangkan antara suplai dan permintaan. Permintaan terhadap Avanza ternyata tetap meningkat sehingga di bulan Maret suplainya kembali ke level 7.000 unit," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto.

MPV merupakan segmen yang mencatatkan pertumbuhan terbesar kedua pada bulan lalu adalah MPV, yaitu 10,2%. Di posisi pertama ada SUV yang membukukan pertumbuhan tertinggi sebesar 36%. Hal itu antara lain berkat New Toyota Rush yang mencatatkan angka wholesales 5.027 unit dengan pertumbuhan sebesar 40,6%, dan Fortuner sebanyak 1.930 unit atau tumbuh 25,4%.


"Kebutuhan akan Toyota New Rush semakin positif dan untuk menjaga agar pelanggan tidak menunggu terlalu lama, suplainya ke pasar ditingkatkan sehingga di bulan Maret angkanya naik menjadi di atas 5.000 unit," ujar Henry.

Secara total, kata Henry, dalam 3 bulan ini wholesales Rush sudah mencapai angka 12.000 unit, di mana artinya suplai ke diler rata-rata mencapai 4.000 unit per bulan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan suplai dalam 3 tahun terakhir yang rata-rata hanya sekitar 1.600-2.200 unit per bulan (ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed