Rabu, 04 Apr 2018 12:11 WIB

Sari Konde Disebut Lebih Cantik, Bagaimana dengan Konde di SUV?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Konde di mobil SUV Rush model lama (Foto: Agung Pambudhy) Konde di mobil SUV Rush model lama (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Sari konde menjadi kata-kata yang heboh akhir-akhir ini. Kata-kata tersebut heboh sejak Sukmawati Soekarnoputri membacakan puisi yang menuai kontroversi.

Di dunia otomotif, konde juga ada. Konde di dunia otomotif biasanya hadir di mobil-mobil jip atau SUV. Konde di SUV berupa ban serep mobil yang diletakkan di bagian belakang mobil. Terlihat macho memang SUV yang menggunakan konde di bagian belakang mobil.

Konde di Jeep WranglerKonde di Jeep Wrangler Foto: Leftlanenews

Beberapa SUV yang menggunakan konde seperti mobil Jeep Wrangler, Suzuki Jimny, Ford EcoSport, serta Toyota Rush dan Daihatsu Terios lama.

Konde di belakang mobil seakan menjadi identitas bahwa mobil itu merupakan mobil petualang yang cocok digunakan untuk segala medan. Namun, beberapa mobil SUV--terutama SUV untuk perkotaan yang bukan 4x4--mulai menghilangkan konde.

Ford EcoSportFord EcoSport Foto: Ford


Konde di Ford EcoSport, misalnya, pabrikan asal Amerika Serikat itu menghadirkan Ford EcoSport tanpa konde. Ford EcoSport tanpa konde mulai hadir sejak 2015 lalu.

Juru bicara Ford mengatakan, hilangnya ban cadangan yang menempel di pintu belakang atau konde mengubah tampilan SUV tersebut. Ford EcoSport tanpa konde tampil lebih segar dan kental dengan kesan urban.

Langkah yang sama juga dilakukan Toyota dan Daihatsu. Melalui SUV kembar andalannya, Rush-Terior, kedua pabrikan itu menghilangkan konde di dua mobil tersebut versi generasi baru.

Konde di Rush Model LamaKonde di Rush Model Lama Foto: Agung Pambudhy


Tampang Toyota Rush sebelumnya memang identik dengan ban serep di bagian belakang atau konde, ala mobil-mobil jip model lama. Namun di model barunya sekarang, Toyota menghilangkan konde dan memindahkan ban serep. Ban serep dipindah ke bagian bawah mobil, sudah standar dengan mobil-mobil masa kini. Menurut Chief Engineer Toyota Rush, Eiji Fujibayashi, berkat pemindahan ban serep itu, dimensi Low SUV ini justru bertambah 230 mm menjadi total 4.435 mm.

"Jadi panjangnya bertambah sekitar 15 mm (perpindahan ban serep dari belakang ke bawah). Maka bodinya itu sendiri lebih panjang sekitar 230 mm," ujar Eiji di Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Banyak yang menilai hilangnya ban serep di bagian belakang atau konde Toyota Rush menghilangkan kesan sebuah mobil SUV atau mobil jip. Disebutkan, tanpa konde Rush lebih mirip MPV atau mobil keluarga. Namun, Toyota meyakinkan bahwa Rush masih memiliki DNA SUV yang kuat nan tangguh.

Begitu pun dengan Daihatsu Terios tanpa konde. Daihatsu juga menurunkan ban serep Terios ke bagian bawah mobil. Hal ini dilakukan untuk membuat penumpang lebih nyaman. Konde dihilangkan dari Daihatsu Terios demi mengoptimalkan ruang kabin yang lebih luas.

"Karena kita mau melaju optimum maka kita butuh space, sehingga kita pikirkan bagaimana ban serep yang ada di pintu itu kita pindahkan agar kita punya space untuk penumpang dan barang," kata Research & Development Executive officer PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Pradipto Sugondo, beberapa waktu lalu.

Jadi menurutnya, model SUV saat ini yang baik adalah bukan cuma gagah dan sporty, namun juga punya kenyamanan bagi penumpangnya.

"Itu yang saya bilang konsep SUV sport modern saat ini yang 7 penumpang di indonesia," kata Pradipto.

Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra, menambahkan bahwa apa yang dilakukan Daihatsu pada Terios anyar dengan menghilangkan konde-nya merupakan hasil dari survei.

"Memang untuk perubahan dari survei awal yang mau tetap ada konde lebih banyak, kemudian 50:50, terakhir yang mau tanpa konde lebih besar, itu yang membuat akhirnya Terios tanpa konde," terang Amel.

"Apa yang Daihatsu lakukan mengacu pada konsumen, memang tidak bisa memuaskan semua, tapi dari survei yang mau tanpa konde lebih banyak," tambahnya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed