Bila dilihat kasat mata, dari segi eksterior mobil memiliki perubahan yang cukup mencolok dari versi massalnya. Tapi sayang, mobil tersebut memang benar-benar khusus untuk balap.
"Oh tidak bisa (Honda Jazz biasa dimodif resmi jadi versi balap). Memang secara platform sama, tapi lubang-lubangnya tidak cocok, berbeda," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bila memodifikasi stikernya, itu bisa saja dilakukan. "Stikernya bisa, tapi tidak resmi, ya. Di bengkel-bengkel luar mungkin banyak yang menyediakannya," ucap Jonfis.
Pada debut bertama di Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2018, One Make Race Honda Jazz Speed Challenge, mobil menduduki juara dua. Tapi pada putaran kedua nanti, Jonfis yakin bahwa mobilnya itu bisa duduk di podium tertinggi.
"Ini kan baru ya, jadi penanganannya juga baru. Tadi dikendarai oleh Rio, kita juara ke-2. Tapi saya yakin, ke depannya Jazz baru ini bisa juara pertama. Lihat saja pada putaran kedua bulan depan," tutup Jonfis. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk