Harga MPV Bekas Susah Turun karena Bandel dan Irit

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Senin, 19 Mar 2018 13:23 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Seperti halnya mobil barunya, mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) bekas juga laris di pasaran. Harga MPV bekas pun susah turun karena mobil ini tergolong paling bandel dan irit konsumsi BBM-nya.

Seperti yang disampaikan Marketing JP Auto Bursa, Nicolas Rendy, jenis mobil MPV punya nilai depresiasi atau penyusutan harga yang paling rendah dibanding jenis mobil lainnya.



"Mobil yang depresiasi paling rendah itu MPV dibanding misalnya sedan gitu ya, itu depresiasi paling rendah MPV," ujarnya saat ditemui.

Faktor lain yang membuat depresiasi MPV sedikit adalah kapasitas penumpang yang lebih banyak, ketersediaan spare part yang berlimpah.

"Muat banyak, bensin irit, resale value tadi, terus ketersediaan sparepart, terus harga, bengkel juga, sama brand sih. Honda, Toyota pasti menang dari pada yang lain," tutur Rendy.

Namun dia menekankan, harga MPV bekas baru bisa turun begitu ada model baru yang dirilis produsen. "Di model yang sama keluar model baru, sudah pasti turun harga yang lama karena keluar model baru," ujarnya.

"Misal, Avanza model yang sekarang terus bulan depan dia ngeluarin model baru, udah pasti yang lama turun (harga mobkasnya)," tambah Rendy.



Lalu yang kedua apabila pesaing di kelas yang sama mengeluarkan model baru yang menyedot konsumen untuk membelinya. "Avanza kan MPV, itu tadi keluar Xpander dia turun harganya. Tapi kalau booming," ucap Rendy. (khi/ddn)